Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kota Makau Ditutup untuk Cegah Covid-19, Saham-Saham Kasino Berguguran

Saham operator kasino Sands China Ltd memimpin pelemahan dengan anjlok lebih dari 9 persen, Wynn Macau Ltd melemah 7,8 persen.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 11 Juli 2022  |  10:23 WIB
Kota Makau Ditutup untuk Cegah Covid-19, Saham-Saham Kasino Berguguran
Simulasi permainan roulette di Global Gaming Expo Asia di Makau, China, Selasa (21/5/2020). - Bloomberg/Paul Yeung\r\n
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Saham pengelola kasino Makau merosot pada perdagangan Senin (11/7/2022) karena pusat perjudian terbesar di dunia menutup hampir semua tempat bisnis, termasuk tempat permainan, untuk menahan wabah Covid-19.

Dilansir Bloomberg, enam operator kasino berlisensi di kota itu turun sebanyak 6,3 persen dan telah anjlok 20 persen sepanjang 2022. Sands China Ltd memimpin pelemahan dengan anjlok lebih dari 9 persen, Wynn Macau Ltd melemah 7,8 persen.

Makau memulai penutupan kota selama sepekan pada hari Senin sebagai langkah awal kembalinya pembatasan pandemi terberatnya. Semua penduduk dilarang meninggalkan rumah mereka kecuali untuk membeli bahan makanan dan merawat orang tua yang tinggal terpisah.

Kantor layanan penting seperti utilitas air dan gas, serta bisnis seperti supermarket, apotek, dan hotel akan tetap buka.

Makau ini melaporkan 93 kasus baru pada hari Sabtu, sehingga jumlah total infeksi dalam wabah terbaru mulai 18 Juni menjadi 1.467.

Penutupan itu, yang pertama sejak penutupan 15 hari yang pada Februari 2020, memberikan pukulan besar bagi industri yang menyumbang 80 persen dari pendapatan pemerintah dan sebagian besar lapangan kerja.

Pendapatan kasino telah turun lebih dari 50 persen setiap bulan sejak Maret di tengah sepinya pengunjung setelah China daratan meluncurkan penguncian ketat dan pembatasan perjalanan untuk mengendalikan wabahnya sendiri.

“Penutupan ini berarti kita mungkin perlu menghapus proyeksi Juli dan kemungkinan Agustus," kata analis JPMorgan Chase & Co. termasuk DS Kim, dilansir Bloomberg, Senin (11/7/2022).

Dia sebelumnya memperkirakan bahwa sebagian besar kasino dapat bertahan antara sembilan bulan hingga dua tahun dalam skenario terburuk tanpa pendapatan.

Namun, undang-undang perjudian baru Makau mengharuskan operator menyisihkan 5 miliar pataca (US$618 juta) untuk mengajukan lisensi baru, yang akan memperpendek cadangan likuiditas, kata Kim.

SJM Holdings Ltd. hanya akan memiliki satu bulan likuiditas di bawah skenario ekstrim dan Sands China enam bulan, meskipun Kim mengatakan dia memperkirakan perusahaan mendapatkan dana tambahan dari entitas induknya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Makau kasino china Covid-19
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top