Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Pangan Meroket, Inflasi Juni 2022 Tembus 0,61 Persen

Inflasi pada Juni 2022 mencapai 0,61 persen secara bulanan (month-to-month/mtm). Angka inflasi bulanan ini lebih tinggi dari bulan sebelumnya, yakni 0,40 persen.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 01 Juli 2022  |  09:13 WIB
Harga Pangan Meroket, Inflasi Juni 2022 Tembus 0,61 Persen
Pedagang merapikan bawang merah jualannya di Pasar Mandonga, Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (27/6/2022). ANTARA FOTO - Jojon

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi pada Juni 2022 mencapai 0,61 persen secara bulanan (month-to-month/mtm).

Angka inflasi bulanan ini lebih tinggi dari bulan sebelumnya, yakni 0,40 persen. Jika dirinci, inflasi tahun kalender 2022 sebesar 3,19 persen sedangkan inflasi tahunan (year-on-year/yoy) mencapai 4,35 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan beberapa penyumbang inflasi adalah cabai merah, bawang merah, telur ayam ras dan cabai rawit.

"Inflasi tahunannya atau year on year 4,35 persen ini merupakan inflasi yang tertinggi sejak Juni 2017, di mana inflasi kita 4,37 persen," paparnya.

Berdasarkan komponennya, harga bergejolak memberikan kontribusi atau andil besar terhadap inflasi Juni 2022 sebesar 0,44 persen. Adapun, komoditasnya a.l. cabai merah dan bawang merah.

Dari pantauan di 90 kota, 85 kota di Indonesia mengalami inflasi. BPS mencatat inflasi tertinggi terjadi di kota Gunungsitoli sebesar 2,72 persen, akibat kenaikan harga cabai merah dan cabai rawit.

Sementara itu, inflasi terendah di kota di Pontianak sebesar 0,07 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi BPS bahan pokok
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top