Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Investor Ragukan Langkah Pengetatan Bank Sentral Eropa

Investor pasar uang di Eropa meragukan langkah pengetatan Bank Sentral Eropa (ECB).
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 12 Juni 2022  |  20:20 WIB
Investor Ragukan Langkah Pengetatan Bank Sentral Eropa
Kantor pusat Bank Sentral Eropa (ECB) di Frankfurt, Jerman - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Investor pasar uang di Eropa meragukan langkah pengetatan Bank Sentral Eropa atau European Central Bank (ECB) dapat menjaga imbal hasil obligasi di kawasan tersebut.

Dilansir Bloomberg pada Minggu (12/6/2022), Italia, negara yang lebih rentan di Eropa mencatatkan penurunan surat utang sejak pandemi setelah Presiden ECB Christine Lagarde menaikkan suku bunga acuan pertama kalinya sejak lebih dari satu dekade lalu.

Surat utang 10 tahun Italia mencatatkan penurunan terbesar dan spread terhadap surat utang Jerman semakin tajam mendekati level pada Maret 2020, saat ECB berupaya menstabilkan euro.

Pasalnya, Investor mulai khawatir terhadap fragmentasi di mana biaya pinjaman melonjak di negara-negara yang rentan di zona euro.

"Ini adalah momen apapun yang terjadi bagi Lagarde," kata kepala pendapatan tetap global Candriam Nicolas Forest seperti dikutip Bloomberg pada Minggu (12/6/2022)

Dia sangat khawatir dengan utang dari Italia dan Spanyol mengingat volatilitas dan potensi kenaikan penerbitan obligasi.

"ECB harus bisa menghindari kebijakan yang salah," imbuhnya. 

Seperti diketahui, bank-bank sentral di dunia tengah berupaya keras untuk menyeimbangkan kenaikan harga tanpa mengganggu dunia bisnis.

Namun, situasi di kawasan euro tampaknya agak unik dengan 19 negara dengan perekonomian yang berbeda dan memiliki kebijakan fiskal yang tidak selaras.

Salah satu kekhawatiran investor adalah meluasnya spread surat utang yang dapat mengalihkan ECB untuk mengendalikan inflasi sehingga memaksanya untuk menyetop siklus kenaikan suku bunga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investor bank sentral eropa
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top