Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengusaha Minta Dilibatkan Penyusunan Aturan Izin Ekspor CPO

Pengusaha masih menunggu aturan izin ekspor CPO usai Presiden Jokowi menyatakan keran ekspor CPO dan minyak goreng kembali dibuka mulai Senin (23/5/2022) besok.
Indra Gunawan
Indra Gunawan - Bisnis.com 22 Mei 2022  |  19:34 WIB
Pekerja menata kelapa sawit saat panen di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor, Minggu (30/8/2020). Badan Litbang Kementerian ESDM memulai kajian kelayakan pemanfaatan minyak nabati murni (crude palm oil/CPO) untuk pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) hingga Desember 2020. Bisnis - Arief Hermawan P
Pekerja menata kelapa sawit saat panen di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor, Minggu (30/8/2020). Badan Litbang Kementerian ESDM memulai kajian kelayakan pemanfaatan minyak nabati murni (crude palm oil/CPO) untuk pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) hingga Desember 2020. Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) berharap pihaknya dilibatkan dalam penyusunan regulasi terkait izin ekspor CPO yang resmi kembali dibuka besok, Senin (23/5/2022).

Meski Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan bahwa pemerintah membuka ekspor CPO akan dibuka kembali pada Senin (23/5/2022), tapi hingga saat ini peraturan menteri perdagangan terkait izin ekspor belum kunjung terbit.

Sekretaris Gapki Eddy Martono mengatakan pihaknya pun sangat resah dengan masalah minyak goreng yang tak kunjung selesai.

“Kami berharap agar pelaku usaha diberikan ruang untuk memberikan masukan, agar pada waktu aturan dijalankan dapat berjalan dengan baik. Kami di sektor hulu juga tidak mau masalah ini terus berlarut-larut,” kata Eddy kepada Bisnis, Minggu (22/5/2022).

Jokowi sebelumnya menghentikan ekspor minyak goreng dan bahan baku minyak goreng pada 28 April 2022. Kebijakan larangan ekspor CPO sendiri tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 22 tahun 2022 tentang Larangan Sementara Ekspor Crude Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized palm olein dan Used Cooking Oil.

“Justru kita menunggu aturan itu [pengganti Permendag 22 tahun 2022]," ujarnya.

Terkait persiapan ekspor, Eddy menuturkan untuk persiapan pelaku usaha di hulu sangat tergantung dengan pelaku usaha di hilir.

“Pelaku usaha di hilir harus mengalir dulu supaya bisa mulai membeli CPO, untuk persiapan ekspor yang diupayakan di awal adalah masalah angkutan kapalnya,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi akhirnya membuka aliran ekspor minyak goreng dan crude palm oil (CPO) setelah dohentikan sementara selama 22 hari dalam rangka memenuhi pasokan dalam negeri.

“Oleh karena kondisi pasokan dan harga minyak goreng, serta mempertimbangkan adanya 17 juta tenaga di industri sawit, baik petani, pekerja, dan tenaga pendukung lainnya, saya memutuskan ekspor minyak goreng akan dibuka kembali pada Senin 23 Mei 2022,” kata Jokowi pernyataan resminya melalui Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (19/5/2022).

Bisnis mencoba menghubungi Plt. Dirjen Perdagangan Luar Negeri Veri Anggrijono terkait kapan terbitnya aturan teknis pembukaan ekspor CPO. Namun, hingga berita ini ditulis, Veri hanya membaca pesan WhatsApp Bisnis dan belum menerima panggilan Bisnis.

Sementara itu, Humas Kemendag mengungkapkan peraturan teknis soal izin ekspor belum terbit.

“Belum. Nanti jika terbit kami kabari,” ucap Staf Humas Kemendag Reno Maharso, Minggu (22/5/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cpo gapki minyak sawit minyak goreng ekspor cpo
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top