Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Top 5 News Bisnisindonesia.id: Optimisme Indonesia Menggaet Tesla Hingga Main Mata Seludup CPO

Di tengah tren kendaraan listrik, Tesla itu ibarat wanita cantik. Setelah membangun pabrik di China, Tesla kini diperebutkan Indonesia dan India.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 16 Mei 2022  |  07:04 WIB
Founder Tesla Elon Musk -  Bloomberg
Founder Tesla Elon Musk - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA — Setelah membangun pabrik di China, Tesla kini diperebutkan Indonesia dan India. Dalam hal mobil listrik, Indonesia dengan segudang potensi yang dimiliki memang sangat percaya diri. Tidak hanya modal pasar yang  besar, Indonesia juga memiliki sumber daya bahan baku yang melimpah.

Berita tentang terjadi Indonesia tengah menggaet Tesla hingga sejumlah upaya ekspor minyak goreng ke luar negeri juga terus dijaring aparat menjadi berita pilihan editor BisnisIndonesia.id. Selain berita tersebut, beragam kabar ekonomi dan bisnis yang dikemas secara mendalam dan analitik juga tersaji dari meja redaksi BisnisIndonesia.id

Berikut ini highlight Bisnisindonesia.id, Senin (16/5/2022):

1. Optimisme Indonesia Menggaet Tesla

Setelah sukses menggaet Hyundai, Tesla adalah target berikutnya. Terbaru, Presiden Joko Widodo melakukan lobi secara langsung dengan menemui Boss Tesla Elon Musk di sela-sela lawatannya ke Amerika Serikat, Rabu-Minggu (11-15/5/2022). Presiden Joko Widodo berkunjung ke Space X di Boca Chica, Amerika Serikat, Sabtu (14/5/2022). Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi berdiskusi dan meninjau pabrik produksi roket Space X bersama Elon Musk selaku founder Space X. Presiden tiba di Gedung Stargate Space X sekitar pukul 10.30 waktu setempat disambut langsung oleh Elon Musk. Presiden Jokowi dan Elon Musk sempat melakukan pertemuan sebelum berkeliling melihat fasilitas produksi roket Space X. Lalu upaya apa saja yang dilakukan Indonesia untuk dapat menggaet Tesla?

 

2. Krisis Global Mengancam, Cukupkah Modal Indonesia Menghadapinya?

Kekhawatiran terjadinya krisis global membayangi perekonomian seluruh negara di dunia. Pemerintah pun diminta menyiapkan segala langkah untuk mengantisipasi jika krisis global juga mampir ke Indonesia. Cukupkah Indonesia untuk menghadapinya? Kenaikan harga komoditas global menjadi berkah tersendiri bagi Indonesia. Neraca Perdagangan Indonesia diprediksi mengalami pada April 2022. 

Di sisi lain, pemerintah masih memiliki alokasi yang belum digunakan dari program penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional atau PEN 2022. Sementara itu, terkait dengan pandemic Covid-19, pemerintah berencana mengubah postur APBN 2022. Rencana itu mencuat merespons kasus Covid-19 yang relatif melandai. Lalu bagaimana upaya pemulihan pariwisata di Bali dan kondisi perhotelan saaat ini? Cukupkah modal Indonesia untuk menghadapinya?

3. India Larang Ekspor Gandum, Potensi Krisis Pangan Kian Menganga

Potensi terjadinya kelangkaan gandum global kian menganga lebar setelah India membatasi ekspor komoditas pangan global ini. India melarang ekspor semua gandum dari negara tersebut. setelah mengumumkan inflasi harga konsumen tahunan, yang mendekati level tertinggi selama 8 tahun di 7,79 persen pada April 2022 dan inflasi makanan ritel yang melonjak tinggi menjadi 8,38 persen. Langkah India melarang ekspor diperkirakan memberi dampak signifikan pada prospek pasokan gandum dunia. Kebijkanan India melarang ekspor gandum diperkirakan menambah deretan masalah dalam rantai pasok pangan global. 

Langkah India ini juga makin memperlihatkan ketatnya pasokan komoditas pangan di tengah konflik geopolitik Ukraina-Rusia. Pada 13 Mei 2022, Pemerintah India mengumumkan akan menghentikan sementara pengiriman gandum ke luar negeri untuk menjaga keamanan pasokan domestik. Langkah ini menuai kritik dari sejumlah negara karena dinilai memperburuk krisis global. 

India tidak termasuk dalam jajaran eksportir utama gandum. Namun, larangan ini cukup memberi dampak signifikan pada prospek pasokan gandum dunia, mengingat terdapat risiko produksi yang turun akibat kekeringan, banjir, dan gelombang panas di sejumlah produsen utama. Lalu, bagaimana dampak pelarangan gandum terhadap Indonesia?

 

4. Menengok PLTGU Ramah Lingkungan Milik Medco Power di Riau

Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Riau berkapasitas 275 megawatt (MW) yang berlokasi di Kawasan Industri Tenayan, Pekanbaru, Riau telah resmi beroperasi dan dipastikan akan memperkuat keandalan pasokan listrik di sistem Sumatra, khususnya sub-sistem Riau.

Dengan beroperasinya PLTGU yang dibangun oleh PT Medco Ratch Power Riau, anak usaha patungan antara PT Medco Power Indonesia dan RATCH Group Public Company Limited, daya mampu sistem kelistrikan Sumatra meningkat menjadi 7.266 MW.

Di sisi lain, beban puncak di wilayah itu mencapai 6.823 MW, sehingga ada cadangan di sistem kelistrikan Sumatra sekitar 443 MW. Selain dapat meningkatkan keandalan di sistem pembangkit Sumatra, pengoperasian pembangkit ini sekaligus mendorong biaya pokok penyediaan (BPP) listrik menjadi lebih murah dan lebih bersih.

Dari hitungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) setidaknya diyakini bisa menekan BPP listrik dari rerata US$8 sen per kWh di sub-sistem Riau menjadi US$6,49 sen per kWh. Bagaimana nantinya PLTGU ini dapat menarik investasi di Pulau Sumatra? 

5. Main Mata Selundup CPO ke Luar Negeri

Langkah pemerintah menekan harga minyak goreng dengan melarang ekspor minyak goreng mendapat perlawan dan dari oknum pengusaha atau eksportir. Sejumlah upaya ekspor migor ke luar negeri juga terus dijaring aparat.

Sedikitnya delapan kontainer berisi 8.000 liter minyak goreng berhasil disita di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada Kamis (12/5/2022). Rencananya, barang tersebut akan diekspor ke Timor Leste. 

Penangkapan tersebut menurut Kementerian Perdagangan merupakan sinergi pihaknya dengan Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan dan Satgas Pangan. Penyitaan itu juga buntut dari kebijakan pemerintah melarang ekspor CPO. 

Sehari berselang atau Jumat (13/5/2022), aparat kepolisian Insana Utara, Polres Timor Tengah Utara, Provinsi NTT turut membekuk dan menggagalkan pengiriman tiga kontainer berisi minyak goreng ke Timor Leste. 

Dari keterangan pelaku, kepolisian mengungkapkan adanya upaya eksportir mengelabui petugas dengan menyebut isi kontainer merupakan makanan ringan. Dalam Peraturan Menteri Perdagangan No 22/2022 mengatur tentang Larangan Sementara Ekspor Crude Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Olein, dan Used Cooking Oil hingga minyak goreng. Bagaimana upaya pemerintah agar tak diseludupkan kembali minyak goreng ke luar negeri?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cpo ekonomi pltgu Tesla Motors
Editor : Yanita Petriella

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top