Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mobilitas Membaik, BPS: Konsumsi Masyarakat Naik

BPS menyatakan pergerakan mobilitas masyarakat yang diolah google mobility pada kuartal awal tahun ini menggambarkan mobilitas terbaik sepanjang pandemi.
Indra Gunawan
Indra Gunawan - Bisnis.com 09 Mei 2022  |  13:10 WIB
Warga mengunjungi salah satu pusat belanja di Jakarta Barat, Sabtu (30/10/2021). Juru bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito menyatakan pada masa pelonggaran PPKM level 3 tren mobilitas warga di pusat belanja naik 22,14 persen, di taman 5,43 persen dan di tempat retail serta rekreasi 2,86 persen. - Antara
Warga mengunjungi salah satu pusat belanja di Jakarta Barat, Sabtu (30/10/2021). Juru bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito menyatakan pada masa pelonggaran PPKM level 3 tren mobilitas warga di pusat belanja naik 22,14 persen, di taman 5,43 persen dan di tempat retail serta rekreasi 2,86 persen. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat belanja kebutuhan sehari-hari pada kuartal I/2022 meningkat 27,46 persen dibandingkan kondisi normal. Hal yang sama juga terjadi pada indeks penjualan eceran riil yang tumbuh 12,17 persen pada kuartal yang sama.

Kepala BPS Margo Yuwono mengatakan pergerakan mobilitas masyarakat yang diolah google mobility pada kuartal awal tahun ini menggambarkan mobilitas terbaik sepanjang pandemi. Menurutnya, hampir semua aktivitas penduduk di beberapa tempat kegiatan sudah melebih kondisi normal.

“Demikian juga aktivitas masyarakat di pusat rekreasi meningkat. Dalam grafik ini hanya di tempat transit yang belum pulih namun lebih baik dibanding triwulan IV/2021. Di Q1 ini sudah cukup bagus,” ujar Margo dalam siaran pers virtualnya, Senin (9/5/2022).

Menurut dia, aktivitas penduduk seperti ini akan berdampak pada kegiatan produksi, konsumsi, dan prestasi.

“Sebut saja dari laporan Bank Indonesia bahwa kapasitas produksi di pengolahan itu terpakai sebesar 72,45 persen. Indeks penjualan eceran riil tumbuh meyakinkan 12, 17 persen [yoy],” kata Margo.

Kemudian, kata dia, Promt Manufacturing Indeks tumbuh mencapai 51,77 persen, lebih tinggi dari 50, 01 persen pada kuartal I/2021. Selanjutnya, konsumsi listrik segmen industri juga tumbuh 15, 44 persen dan impor barang modal, bahan baku serta barang konsumsi masing-masing tumbuh 30,68 persen, 33,44 persen, dan 11, 77 persen.

“Penjualan mobil penumpang tumbuh sebesar 45,95 persen, jumlah penumpang angkutan udara tumbuh 58,13 persen, jumlah wisatawan mancanegara tumbuh sebesar 228,24 persen, penerimaan PPH pasal 21 tumbuh 18,8 persen, dan penerimaan PPH Badan tumbuh 136,0 persen,” tutur Margo.

Lebih lanjut, kata Margo, seiring dengan membaiknya kondisi pandemic, belanja barang dan bantuan sosial khususnya untuk penanganan pandemi Covid-19 dan terdampak turun, masing-masing sebesar 33,9 persen dan 30,22 persen.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

belanja BPS konsumsi
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top