Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Hipmi Dorong Pengusaha Daerah Jadi Mitra SKK Migas

Industri penunjang hulu migas adalah industri sentral dalam mensukseskan targei produksi harian 1 juta barel minyak. Selain itu, pertumbuhan investasi di sektor hulu migas punya multiplier effect yang tinggi. Tiap US$1 juta pembelanjaan di sektor hulu migas diperkirakan menghasilkan multiplier hingga US$1,6 juta ditambah peluang pekerjaan mencapai 100 orang. Peran pengusaha daerah perlu terus ditingkatkan agar industri minyak bisa mensejahterakan,

Bisnis.com,JAKARTA- Himpunan Pengusaha Muda Indonesia mengadakan forum peluang bisnis untuk mempertemukan pengusaha daerah dengan pengambil kebijakan di SKK Migas.

Forum ini ditujukan untuk menjadi wadah silaturahmi dan diskusi untuk mendorong peran pengusaha daerah di hulu migas. “Forum ini spesial kami hadirkan untuk pengusaha daerah karena kita melihat potensi migas di Indonesia masih sangat tinggi dan sudah saatnya pengusaha daerah mengambil peran” ujar Anggawira, Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan BPP Hipmi, Selasa (19/4).

Upaya ini didukung oleh Iskandarsyah Rama Datau, Ketua Bidang Perdagangan, Perindustrian dan ESDM yang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih untuk SKK Migas yang menerima dialog dengan pengusaha daerah.

Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Rudi Satwiko memaparkan strategi SKK Migas dengan dalam mendorong peran UMKM Daerah.

“Industri penunjang hulu migas adalah industri sentral dalam mensukseskan targei produksi harian 1 juta barel minyak. Selain itu, pertumbuhan investasi di sektor hulu migas punya multiplier effect yang tinggi. Tiap US$1 juta pembelanjaan di sektor hulu migas diperkirakan menghasilkan multiplier hingga US$1,6 juta ditambah peluang pekerjaan mencapai 100 orang. Peran pengusaha daerah perlu terus ditingkatkan agar industri minyak bisa mensejahterakan," terangnya.

Menurutnya, saat ini minimnya peran pengusaha daerah diakibatkan oleh minimnya informasi dan kurangnya persiapan pengusaha muda di daerah dalam memanfaatkan peluang bisnis yang ada.

“Data 2020 menunjukan pengadaan barang dan jasa untuk industri hulu migas yang dilakukan di daerah telah mencapai 17 persen dengan nilai pengadaan sebesar US$835, 9 juta atau setara hampir Rp12 triliun," ucapnya.

Namun, lanjutnya, ada hambatan yang saat ini dihadapi yaitu masih minimnya pengetahuan pegusaha daerah tentang industri hulu migas oleh karena itu kita di SKK Migas memiliki program Forum Kapasitas Nasional dan Vendor Development Program," ucapnya.

“Karena itu kami menyambut baik program yang diadakan oleh HIPMI untuk menghadirkan forum bagi pengusaha daerah agar semakin tertarik untuk bergerak di sektor hulu migas," tambahnya.

Anggawira berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pengusaha daerah agar semakin terinformasi dengan industri hulu migas dan tertarik untuk bergelut di dalamnya.

“Forum kali ini tentu kami harapkan dapat membantu SKK Migas untuk melaksanakan kegiatannya di daerah dengan didukung pengusaha daerah, hasilnya akan tercipta multiplier effect yang baik bagi perekonomian daerah,” tuturnya

Adapun forun ini merupakan upaya BPP Hipmi Bidang Keuangan dan Perbankan di bawah kepemimpinan Anggawira dan Bidang Bidang Perdagangan, Perindustrian dan ESDM di bawah kepemimpinan Iskandarsyah Rama Datau untuk terus mendorong kemajuan pengusaha muda di seluruh Indonesia agar dapat naik kelas dan mampu bersaing dengan pengusaha besar lainnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper