Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mudik Lebaran 2022, Ini Titik Rawan Kemacetan di Jateng dan Jabar

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta pemudik untuk mengantisipasirnbeberapa titik rawan kemacetan di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah selama periode mudik Lebaran.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 18 April 2022  |  07:36 WIB
Pekerja menyelesaikan perbaikan jalan tol Brebes-Pejagan, Jawa Tengah, Minggu (12/5/2019). - ANTARA/Puspa Perwitasari
Pekerja menyelesaikan perbaikan jalan tol Brebes-Pejagan, Jawa Tengah, Minggu (12/5/2019). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan ada beberapa titik rawan kemacetan di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah sehingga perlu diantisipasi dalam periode mudik Lebaran.

Meski sejumlah titik kemacetan tersebut sudah mengalami perbaikan sehingga lebih siap dilewati arus pemudik, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan pemudik tetap diminat untuk waspada.

"Dari hasil pemantauan saya hari ini, beberapa titik di sekitar jalan nasional dari Pejagan sampai Prupuk Jawa Tengah terpantau sudah cukup bagus karena sebelumnya terjadi kerusakan jalan. Tadi saya juga melewati Jembatan Kretek-Bumiayu terlihat sedang dibersihkan water barrier-nya. Mengingat Kementerian PUPR telah memastikan H-10 menjelang Lebaran tidak ada kegiatan konstruksi," kata Budi, dikutip dalam siaran pers, Minggu (17/4/2022).

Budi juga mengingatkan pemerintah daerah agar dapat mengantisipasi aktivitas pasar tradisional yang terletak tepat di sisi jalur utama Pantura yang dikhawatirkan menjadi pusat kemacetan.

Untuk diketahui, terdapat enam pasar tradisional di jalur Pantura Cirebon yang dikhawatirkan rawan kemacetan yakni:

  1. Pasar Sandang Tegal Gubuk
  2. Pasar Darurat Pasalaran
  3. Pasar Mundu
  4. Pasar Gebang
  5. Pasar Kue Weru
  6. Pasar Minggu Palimanan

Menurut Budi, aktivitas para pedagang dan pembeli di pasar tradisional tersebut tidak jarang hingga ke bahu jalan. Akibatnya dapat berpotensi menghambat pergerakan laju kendaraan arus mudik dari Jakarta menuju Jawa Tengah dan juga sebaliknya.

"Oleh karena itu, saya juga mengimbau kepada pemerintah daerah terkait untuk menyiapkan skema yang tepat dalam mengantisipasi rawan kemacetan ini agar perjalanan para pemudik dapat terjamin aman dan lancar," tegas Budi.

Lebih lanjut, Budi mengatakan jalur Pantura merupakan salah satu jalur alternatif yang sering digunakan pemudik untuk pulang ke kampung halaman. Menjelang Idulfitri 1443 H, kondisi lalu lintas di ruas tol Cirebon ke arah Cikampek terpantau ramai lancar.

Namun demikian, Budi menilai masyarakat perlu mengatur waktu perjalanan agar tidak terjadi kepadatan arus lalu lintas akibat melakukan perjalanan di waktu yang bersamaan. Apalagi pada puncak arus mudik yang diprakirakan jatuh mulai pada 28 April 2022.

"Perlu diantisipasi bersama bagi masyarakat yang akan bepergian dapat mengatur waktu perjalanan misalnya tidak pergi serentak pada saat puncak arus mudik yakni 28 April 2022, mungkin bisa diatur sebelum tanggal tersebut," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub kemacetan Mudik Lebaran arus mudik
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top