Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Bocoran Rute-Rute Domestik yang Bakal Diterbangi Pelita Air

Pelita Air Services memberi bocoran rute-rute perjalanan domestik yang bakal dioperasikan setelah melengkapi proses sertifikasi pada tahun ini.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 13 April 2022  |  01:04 WIB
Pelita Air. Wikipedia
Pelita Air. Wikipedia

Bisnis.com, JAKARTA - Pelita Air Services (PAS) memberi bocoran rute-rute perjalanan domestik yang bakal dioperasikan setelah melengkapi proses sertifikasi pada tahun ini.

Direktur Keuangan dan Umum PAS Muhammad S Fauzani menuturkan ada sekitar 7 rute atau destinasi yang menjadi pilihan perseroan untuk dilayani. Rute-rute tersebut adalah rute yang tergolong padat penumpang.

"Jadi ada 7 destinasi yang gemuk yaitu Yogyakarta, Surabaya, Denpasar Medan, Banjarmasin, Makassar. Insyaallah," ujarnya melalui keterangan video, Selasa (12/4/2022).

Fauzani menjelaskan ketujuh rute tersebut nantinya juga bakal dievaluasi untuk melihat kecocokannya dan yang dinilai bisa digunakan untuk membantu pemerintah.

Pengamat BUMN dari Universitas Indonesia Toto Pranoto menuturkan PAS akan mencoba masuk mengisi slot penerbangan domestik yang telah dilepas oleh PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA). Terutama dengan kondisi emiten berkode saham GIAA saat ini, yang banyak memangkas jumlah pesawat dan rute penerbangan. Tak hanya PAS, slot kosong GIAA bakal mendorong operator penerbangan lain untuk ambil peluang di pasar tersebut.

Toto pun menilai langkah PAS sudah tepat untuk masuk ke penerbangan berjadwal dan melebarkan bisnisnya di luar charter. Dia optimistis layanan medium yang telah dipilih PAS bisa turut menggaet pasar yang baru dengan jumlah pesawat yang masih terbatas.

“Tentu perlu adaptasi yang cepat bagi PAS masuk ke pasar regular airlines tersebut. Jadi PAS menurut saya tidak akan terburu masuk ke segmen full service. Terlebih jumlah pesawat PAS juga relatif masih terbatas,” ujarnya.

Senada, Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bima Yudhistira menjelaskan banyak peluang pasar di Industri penerbangan yang bisa dimasuki oleh Pelita Air Services.

Dia menyebut, sebagai anak usaha Pertamina yang sudah berpengalaman, PAS bisa masuk ke sektor logistik di luar Jawa.

Kemudian, lanjutnya, dengan masuk pasar layanan medium, PAS juga memiliki keunggulan. Keunggulan tersebut adalah membuka rute-rute baru yang selama ini pasar LCC dan Full service tidak masuk. Dia berpendapat PAS bisa mulai masuk ke rute-rute di wilayah timur seperti Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

“Ini jadi prospek yang cukup baik. Antar kota yang jaraknya cukup dekat. Dengan infrastruktur bandara untuk muatan kecil,” katanya.

Peluang besar lainnya adalah PAS masih bisa memanfaatkan momentum booming komoditas saat ini. PAS tetap bisa mengoperasikan dan berekspansi pesawat charter di perusahaan lain yang memiliki layanan di sektor komoditas. Pasalnya, menurut Bhima, kebutuhan penerbangan jajaran direksi dan manajerial korporasi petambangan masih tinggi. Terutama karena kontrak layanan yang bersifat jangka panjang.

Supaya lebih kompetitif di segmen ini, PAS dituntut untuk menyediakan layanan yang lebih baik hingga lebih banyak membuka rute dan frekuensi penerbangan.

“Memang Jangan masuk ke LCC persaingannya sudah berdarah-darah dan ketat. Lebih baik memang masuk ke medium dengan segmentasi tadi. Juga jangan masuk Full service karena segmen ini untuk kembali beroperasi normal butuh waktu lama,” terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Garuda Indonesia rute penerbangan Pelita Air
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top