Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Duh, Perang Bakal Pangkas Pertumbuhan Ekonomi Ukraina Separuhnya

Bank Dunia memangkas pertumbuhan Ukraina hampir separuhnya yakni 45,1 persen pada tahun ini, akibat dampak perang.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 12 April 2022  |  08:52 WIB
Anggota pasukan pro-Rusia berjalan melewati sebuah bangunan yang rusak akibat konflik Ukraina-Rusia di kota pelabuhan selatan Mariupol, Ukraina, Kamis (7/4/2022). REUTERS - Alexander Ermochenko
Anggota pasukan pro-Rusia berjalan melewati sebuah bangunan yang rusak akibat konflik Ukraina-Rusia di kota pelabuhan selatan Mariupol, Ukraina, Kamis (7/4/2022). REUTERS - Alexander Ermochenko

Bisnis.com, JAKARTA - Perang yang diperintahkan langsung oleh Presiden Rusia Vladimir Putin langsung memangkas pertumbuhan Ukraina hampir separuhnya yakni 45,1 persen pada tahun ini. Sementara itu, Rusia diperkirakan akan melemah 11,2 persen.

Dilansir Bloomberg pada Senin (11/4/2022), World Bank atau Bank Dunia memprediksi pasar negara berkembang dan lebih berkembang di Eropa serta Asia Tengah diproyeksikan menurun 4,1 persen pada tahun ini jika digabungkan.

Proyeksi tersebut sama dengan dua kali penurunan yang dipicu oleh pandemi Covid-19 pada 2020, menurut Bank Dunia. Penurunan dipengaruhi oleh ketidakpastian yang cukup besar.

"Ini adalah kejutan kedua terbesar yang memukul ekonomi kawasan dalam 2 tahun. Dan datang pada saat yang sangat genting bagi kawasan, karena banyak ekonomi masih berjuang untuk pulih dari pandemi,” kata Wakil Presiden Regional Bank Dunia Anna Bjerde melalui panggilan konferensi.

Di samping negara berkembang Eropa, gejolak terjadi di pasar komoditas dan keuangan, serta hubungan perdagangan dan migrasi.

Hal ini menambah kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global yang tajam, inflasi yang meningkat, dan utang yang meningkat, menurut Bank Dunia.

Di samping Rusia dan Ukraina, perekonomian Belarus, Kyrgyzstan, Tajikistan, dan Moldova juga diproyeksikan akan menyusut pada 2022 dengan seluruh kawasan tumbuh dalam kecepatan yang lemah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank dunia ekonomi Rusia Ukraina perang dagang AS vs China
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top