Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jalur Ganda Kereta Api Bogor-Sukabumi Mulai Beroperasi Bertahap

Jumlah penumpang yang akan terangkut melalui Jalur Ganda Kereta Api Bogor - Sukabumi akan melonjak dari 3.364 orang per hari menjadi 10.092 orang per hari.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 10 April 2022  |  21:55 WIB
PT Kalog dibentuk untuk melayani distribusi logistik berbasis kereta api dengan kemasan bisnis door to door service untuk memberikan pelayanan yang paripurna bagi pelanggan kereta api yang didukung dengan angkutan pra dan purna.  - Kalog
PT Kalog dibentuk untuk melayani distribusi logistik berbasis kereta api dengan kemasan bisnis door to door service untuk memberikan pelayanan yang paripurna bagi pelanggan kereta api yang didukung dengan angkutan pra dan purna. - Kalog

Bisnis.com, JAKARTA – Pengerjaan jalur ganda Bogor-Sukabumi Tahap 1 ruas Bogor Paledang - Cicurug sudah rampung tetapi pengoperasiannya akan dilakukan secara bertahap.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri menjelaskan pengerjaan jalur ganda Bogor-Sukabumi dilakukan sebagai pelaksanaan dari amanah yang tertuang dalam Peraturan Presiden No.58/2017 tentang Percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) Double Track Jawa Selatan.

Dalam pengerjaannya, proyek ini dibagi dalam 6 tahap yang dimulai pada 2018 dan direncanakan selesai seluruhnya pada 2023.

"Per hari ini baru akan dioperasikan satu jalur atau single track terlebih dahulu, baru kemudian menyusul akan dioperasikan secara ganda double track," ujarnya, Minggu (10/4/2022).

Sementara itu, dalam paparan yang disampaikan oleh Direktur Prasarana Perkeretaapian Harno Trimadi menyebutkan bahwa total panjang keseluruhan lintas yang dibangun dalam proyek jalur ganda Bogor-Sukabumi adalah 57.650 m’sp.

Dalam proyek ini, pihaknya membangun 16 jembatan KA, 15 JPO, 8 overpass, 1 underpass, 1 jembatan integrasi, 6 stasiun, 9 perlintasan, 4 fasilitas pendukung dan 11 fasilitas keselamatan.

Ketika sudah dioperasikan nanti, diproyeksikan jumlah penumpang yang akan terangkut melalui jalur ini akan melonjak dari 3.364 orang per hari menjadi 10.092 orang per hari. Sementara, angkutan barang yang dapat terangkut melalui jalur ini diproyeksikan akan berlipat ganda menjadi 3.456 ton per hari dari sebelumnya hanya 648 ton per hari.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, Risal Wasal dalam sambutannya menyebut jumlah angka penumpang pada keberangkatan pertama KA Pangrango pada Minggu (10/4/2022) pagi dari Stasiun Paledang sebanyak 140 penumpang.

Adapun Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor yang menjadi tujuan pariwisata sekaligus menopang perekonomian melalui industri air mineral dan makanan kemasan. Sehingga, pembangunan ini diharapkan dapat menjadi katalis pertumbuhan perekonomian kedua daerah.

Saat ini, persiapan operasional jalur ganda segmen Bogor Paledang - Cicurug terus dilakukan dan sudah dalam tahap pengujian. Oleh sebab itu, Zulfikri berpesan agar rangkaian pengujian dapat dilakukan dengan baik dan cermat tanpa mengkompromikan aspek keselamatan.

Zulfikri juga mengingatkan dan mengajak Pemda setempat untuk bekerjasama memperhatikan keselamatan di perlintasan sebidang setelah lebih kurang delapan bulan jalur tersebut tidak digunakan.

Pertama kali beroperasi jalur tunggal Bogor - Cicurug sekitar 141 tahun yang lalu, kini tampilan jalur KA melalui Bogor Paledang - Cicurug sampai Sukabumi hadir kembali dengan kereta new image, yang sebentar lagi akan melayani jalur ganda Bogor Paledang - Cicurug.

Pernyataan tersebut sejalan dengan catatan historis bahwa jalur tunggal kereta api Bogor-Cicurug dibangun dan pertama kali diresmikan pada tahun 1881 selanjutnya Cicurug – Sukabumi - Cianjur – Bandung-Cicalengka selesai 1884. Pada saat masa kolonial Belanda, jalur ini merupakan bagian dari tulang punggung selatan Jawa yang terbentang hingga Yogyakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kereta api bogor sukabumi
Editor : Yustinus Andri DP

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top