Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hari Terakhir! Ini Sanksi Jika Tak Lapor SPT Tahunan, Denda dan Penjara

Bagi Anda yang tidak melaporkan SPT, maka bisa mendapatkan sanksi denda dan penjara. Ini cara lapor SPT online.
Anshary Madya Sukma
Anshary Madya Sukma - Bisnis.com 31 Maret 2022  |  16:08 WIB
Petugas melayani wajib pajak di KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Tiga, Jakarta, Rabu (5/1/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Petugas melayani wajib pajak di KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Tiga, Jakarta, Rabu (5/1/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA – Batas akhir pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi (WP OP) jatuh pada hari ini, Kamis (31/3/2022). Segera laporkan SPT Tahunan Anda melalui situs DJP Online.

Dalam Undang-undang Ketentuan Undang-Undang Perpajakan (UU KUP) telah ditetapkan bahwa batas akhir lapor SPT Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi ditutup setiap 31 Maret. Sementara Pelaporan Wajib Pajak Badan akan ditutup pada 30 April.

Seperti dikutip dari Bisnis.com, per 15 Maret 2022 Penyampaian surat pemberitahuan tahunan pajak penghasilan atau SPT Tahunan PPh telah mencapai 6,39 juta SPT atau 96,5 persen dari realisasi tahun lalu.

"Hingga 15 Maret 2022, SPT Tahunan PPh yang telah disampaikan berjumlah 6,3 juta SPT," tertulis dalam keterangan resmi Ditjen Pajak yang dikutip pada Kamis, (31/3/2022).

Angka tersebut mencakup 33,63 persen dari total wajib pajak yang harus mengisi SPT. Total angka itu sebetulnya masih jauh dari target pemerintah yang menargetkan agar rasio kepatuhan penyampaian SPT Tahunan mencapai 80 persen atau setidaknya 15,2 juta wajib pajak. Lantas apa sanksi yang menjagal jika tidak melapor?

Berdasarkan informasi yang tertuang pada UU KUP terkait sanksi tidak lapor SPT Tahunan ada dua, yakni sanksi berupa denda dan sanksi pidana.

Berapa Denda Pajak SPT?

Dalam Pasal 7 Ayat 1 UU KUP, ada sanksi administrasi berupa denda uang sebesar:

1. Sanksi senilai Rp500.000 akan dikenai kepada WP yang tidak menyerahkan pelaporan Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai

2. Denda senilai Rp100.000 kepada WP yang tidak menyerahkan pelaporan Surat Pemberitahuan Masa lainnya. 

3. Denda senilai Rp1 juta bagi para Wajib Pajak Badan yang tidak melakukan pelaporan sebelum batas akhir pelaporan.

Sanksi Pidana

Sanksi pidana diatur dalam Pasal 39 UU KUP, yang berbunyi “Setiap orang yang dengan sengaja tidak menyampaikan SPT atau menyampaikan SPT tetapi keterangan dan isinya tidak benar atau tidak lengkap sehingga menimbulkan kerugian pada pendapatan negara, maka akan dikenakan sanksi pidana.”

Sanksi pidana yang mengancam orang atau badan yang tidak melapor SPT Tahunan bisa berupa denda dan kurungan penjara paling singkat 6 bulan dan paling lama 6 tahun kurungan.

Dokumen yang Wajib dilampirkan

1. Laporan keuangan (untuk WP OP yang melaksanakan pembukuan);

2. Penghitungan Peredaran Bruto & Pembayaran (Khusus WP UMKM);

3. Bukti Potong Formulir 1721 A1 atau A2 untuk WP status karyawan.

Cara Bayar SPT Pajak via DJP Online

Seperti dikutip dari laman resmi DJP Online pada Kamis (31/3/2022), berikut langkah membuat E-Fin, DJP Online dan membayar pajak pribadi. 

Masuk situs efin.pajak.go.id untuk daftar EFIN Online. 

1. Klik Mulai Sekarang

2. Isi nomor NPWP di kolom yang tersedia lalu klik lanjutkan.

3. Ketika nama yang ditampilkan sudah benar, akan diarahkan untuk pengambilan foto wajah. 

4. Ambil gambar dan sistem secara otomatis akan melakukan pencocokan data.

5. Setelah data cocok, Anda akan mendapatkan notifikasi daftar EFIN online telah aktif.

6. Kemudian nomor EFIN akan dikirimkan ke email yang telah didaftarkan di akun pajak.go.id.

Setelah membuat kode E-Fin, para wajib pajak dapat melakukan registrasi akun DJP Online, dengan langkah-langkah berikut

  • Buka laman pajak https://pajak.go.id/registrasi  
  • Lengkapi  data dengan memasukan nomor NPWP dan kode e-FIN yang telah Anda miliki. 
  • Pastikan tanpa tanda titik dan setrip saat memasukkan nomor NPWP 
  • Masukkan kode keamanan, setelah itu klik Verifikasi. Selanjutnya, Anda masuk ke akun DJP Online login dan masukkan email, nomor HP aktif, serta kode keamanan. 
  • Selanjutnya, Anda masukkan password yang akan digunakan untuk login DJP Online. 
  • Lalu, ketuk simpan setelah selesai membuat password. 
  • Tahap selanjutnya, silahkan cek email yang sudah didaftarkan. Lalu, klik tautan yang dikirimkan oleh DJP Online untuk mengaktifkan akun. 
  • Setelah muncul pemberitahuan Aktivasi Akun Berhasil. Lalu, klik 'Ok' untuk masuk ke menu DJP Online. 
  • Kemudian, login kembali ke akun DJP Online dengan mengisi NPWP dan password. Jika berhasil login berarti akun anda sudah terdaftar dan aktif. 

Lapor Pajak atau SPT Tahunan Melalui DJP Online 

  • Log in ke akun DJP Online login di laman https://djponline.pajak.go.id/account/login dengan memasukkan NPWP, password, dan kode keamanan. 
  • Lalu, pilih pada menu e-Filing dan klik menu Buat SPT. 
  • Selanjutnya adalah mengisi kolom-kolom yang disediakan oleh sistem, biasanya telah terisi secara otomatis. 
  • Pilih SPT yang akan dilaporkan. Bisa juga mengikuti saran yang diberikan oleh aplikasi. 
  • Isi Data SPT seperti SPT yang diterima. 
  • Berikutnya, isi Kode Verifikasi kemudian klik Kirim SPT.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

denda SPT sanksi spt tahunan
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top