Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peternak Jatim Siap Pasok Daging Sapi ke Wilayah yang Defisit

Kementan memastikan peternak sapi di Jatim siap memasok daging sapi ke wilayah yang defisit.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 12 Maret 2022  |  13:02 WIB
Peternak Jatim Siap Pasok Daging Sapi ke Wilayah yang Defisit
Pedagang daging sapi segar melayani konsumen, di Pasar Modern, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (2/6/2019). - Bisnis/Endang Muchtar
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Para peternak sapi potong di Jawa Timur menyatakan kesiapan memasok daging sapi ke wilayah yang defisit. Hal ini dipastikan Kementerian Pertanian saat melakukan peninjauan ke sentra di kabupaten Kediri dan kabupaten Nganjuk.

Salah satu peternak dari kabupaten Kediri, Santoso, mengatakan peternakannya mengelola 240 ekor sapi dengan harga jual Rp50.000—Rp51.000 per kg bobot hidup. Sementara itu, peternak lainnya, Tono dan dan Suud masing-masing memiliki 150 ekor dan 300 ekor sapi di peternakan. Terakhir, pemilik UD. Sapi Baru, Ahmad Mursyid mengatakan memiliki 150 ekor sapi dengan harga Rp49.500 kg bobot hidup.

Sementara itu, Ketua DPP Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (Jappdi) Asnawi mengatakan sapi-sapi di peternak Jawa Timur memiliki kualitas yang tidak jauh berbeda dengan kualitas dan harga sapi eks impor.

“Artinya mengenai adanya isu kenaikan harga di atas Rp50.000 telah terbantahkan, di sini harga Rp49.500, suatu harga yang bagus,” ujarnya dikutip dari siaran pers Kementerian Pertanian, Sabtu (12/3/2022).

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Nasrullah mengatakan Kementan telah beberapa kali menjembatani pertemuan antara peternak dengan para asosiasi pedagang daging, dan kali ini pertemuan dilakukan antara peternak di Jawa Timur dengan para pelaku pemotong daging dan pedagang, sehingga diharapkan nantinya dapat dilakukan kesepakatan jual beli.

“Saya berharap dari pertemuan kesepakatan kerja sama antara peternak dan pemasok sapi, sedangkan untuk teknis distribusi ke daerah Jabodetabek dan Bandung kita minta untuk difasilitasi oleh Bapanas,” kata Nasrullah.

Melihat fakta di lapangan, Nasrullah memastikan ketersediaan daging dan sapi mencukupi. Dia berharap semua pihak, termasuk masyarakat, tidak perlu panik karena ketersediaan aman dan tercukupi hingga Idulfitri 2022.

“Stok kita cukup, dan saatnya sapi peternak rakyat dapat mengisi sentra-sentra konsumen yang ada di Indonesia, khususnya di Jabodetabek dan Bandung Raya. Dalam seminggu terakhir ini, kami telah meninjau perusahaan peternakan yang fokus pada peternakan sapi dan cold storage, antara lain di Tangerang, Banten, Deli Serdang, dan Cikarang,” kata Nasrullah.

Sebagai informasi, jumlah populasi sapi potong secara nasional pada 2021 berjumlah 18,05 juta ekor. Jumlah ini naik 613.317 ekor dari 2020. Jawa Timur merupakan sentra ternak sapi potong terbesar di Indonesia dengan populasi sebanyak 4,9 juta ekor. Berikutnya disusul oleh provinsi Jawa Tengah 1,8 juta ekor, Sulawesi Selatan 1,4 juta ekor, Nusa Tenggara Barat 1,3 juta ekor, dan Nusa Tenggara Timur 1,2 juta ekor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

daging sapi sapi kementan
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top