Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bandara YIA Bakal Andalkan Pendapatan dari Airport City

Bandara YIA bakal mengandalkan airport city sebagai penopang utama pendapatan.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 14 Februari 2022  |  21:34 WIB
Penumpang keluar dari area bandara seusai mendarat dengan pesawat komersial Citilink saat penerbangan perdana di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, DI Yogyakarta, Senin (6/5/2019). - ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
Penumpang keluar dari area bandara seusai mendarat dengan pesawat komersial Citilink saat penerbangan perdana di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, DI Yogyakarta, Senin (6/5/2019). - ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

Bisnis.com, JAKARTA – Pengembangan kawasan airport city di Yogyakarta International Airport (Bandara YIA) akan menjadi penggerak utama untuk mendongkrak pendapatan di luar jasa penumpang atau non aeronautika.

PTS General Manager Bandara Internasional Yogyakarta Agus Pandu Purnama menyampaikan pengembangan airport city ini memanfaatkan kawasan di depan terminal seluas 85 hektare.

“Ini kedepan potensi terbesar [non aeronautika] akan berasal dari airport city karena modalnya juga cukup besar. Selain itu potensinya menjanjikan kalau sudah normal kembali dan jumlah penumpang sesuai target 20.000 per hari,” ujarnya, Senin (14/2/2022).

Rencananya dalam kompleks tersebut akan dibangun hotel bintang lima, sport center, rumah sakit internasional, cargo village, dan kegiatan yang berhubungan dengan Meeting, Incentive, Convention, Exhibition atau MICE.

Dia pun melihat adanya potensi kargo berkapasitas besar yakni untuk domestik sebesar 390 ton per hari dan internasional sebesar 250 ton per hari yang belum dimanfaatkan.

Agus memprediksi kawasan ini akan menjadi kontributor utama perseroan dalam mendongkrak kinerja non aero. Target pengelola adalah menyeimbangkan komposisi pendapatan dari aero dan non aero. Selama ini, komposisi pendapatan non aero masih sebesar 30 persen.

Adapun saat ini, Aerocity masih dalam tahap pengumuman peminat bagi mitra strategis yang terlibat. Terkait hal ini, PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I telah menunjuk anak usahanya yakni Angkasa Pura Properti untuk mengelola pengembangan kawasan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandara new yogyakarta international airport
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top