Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

192 Izin Usaha Konsesi Kawasan Hutan Dicabut, Ini Daftar Lengkapnya

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menetapkan pencabutan izin tersebut melalui Kepmen LHK No SK.01/MENLHK/SETJEN/KUM.1/1/2022 tentang pencabutan izin konsesi kawasan hutan. 
Hutan Mangrove. /KKP
Hutan Mangrove. /KKP

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencabut 192 izin usaha konsesi kawasan hutan akibat melanggar sejumlah ketentuan pemerintah.  

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menetapkan pencabutan izin tersebut melalui Kepmen LHK No SK.01/MENLHK/SETJEN/KUM.1/1/2022 tentang pencabutan izin konsesi kawasan hutan. 

Keputusan itu berlaku mulai 6 Januari. Adapun 192 unit perizinan atau perusahaan tersebut tercatat menguasai lahan seluas 3.126.439,36 hektare. 

Selain, kementerian telah mencabut 42 izin usaha konsesi kawasan hutan pada periode September 2015 sampai Juni 2021 seluas 812.796,93 hektare.

Siti Nurbaya memerintahkan tim pengendalian perizinan konsesi, penertiban dan pencabutan izin konsesi kawasan hutan bersama Dirjen Pengelolaan Hutan dan Tata Lingkungan dan stakeholder memulai evaluasi dengan 106 izin usaha seluas 1.369.567,55 hektare. 

Lebih lanjut, izin konsesi kawasan hutan yang menjadi objek kegiatan evaluasi, penertiban dan pencabutan meliputi lima izin. 

Pertama, perizinan berusaha pemanfaatan Hutan (PBPH) atau sebelumnya disebut HPH/IUPHHK-HA, yang merupakan pemanfaatan kawasan hutan untuk kegiatan pemanfaatan kayu yang tumbuh alami.

Kedua, PBPH atau sebelumnya disebut HTI/IUPHHK-HT, yang merupakan pemanfaatan kawasan hutan untuk kegiatan pemanfaatan kayu tanaman budidaya.

Ketiga, persetujuan penggunaan kawasan kutan atau sebelumnya disebut Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH). Izin ini digunakan untuk kepentingan pembangunan di luar sektor kehutanan antara lain pertambangan, minyak bumi dan gas bumi, panas bumi, kelistrikan.

Keempat, persetujuan pelepasan kawasan hutan, merupakan perubahan peruntukan Kawasan Hutan Produksi yang dapat Dikonversi dan/atau Hutan Produksi menjadi bukan kawasan hutan serta tukar menukar kawasan hutan.

Kelima, izin usaha penyediaan sarana wisata alam (IUPSWA)/Ekowisata atau sebelumnya disebut Hak/Izin Pengusahaan Pariwisata Alam merupakan pemanfaatan berupa izin usaha yang diberikan untuk penyediaan fasilitas sarana dan prasarana yang diperlukan dalam kegiatan pariwisata alam pada Kawasan Konservasi.

Daftar SK Izin Konsesi Kawasan Hutan Dicabut Selama Periode September 2015 - Juni 2021 

NO. 

NOMOR SK 

NAMA PERUSAHAAN/PEMEGANG IZIN 

LUAS AREA (Ha) 

PROVINSI 

840/Kpts-VI/1999

PT. HUTANI SOLA LESTARI  

45.990,00 

RIAU 

SK. 532/Menhut- II/2009 

PT. RANTE MARIO 

84.040,00 

SULBAR 

SK. 136/Menhut- II/2006 

KOPERASI PUTRA DAYAK JAYA 

24.610,00 

KALTENG 

SK. 25/Menhut-II/2006 

PT. SUMBER MAS TIMBER 

53.400,00 

KALTIM 

SK. No. 39/Menhut- II/2009 

PT. GLOBAL PATNERS INDONESIA 

144.940,00 

PAPUA 

SK.132/Menhut- II/2006 

PT. FORTUNA CIPTA SEJAHTERA 

53.960,00 

KALTENG 

SK.133/Menhut- II/2006 

PT. LESTARI DAMAI INDAH TIMBER 

10.945,00 

KALTENG 

SK.802/Kpts-VI/99

PT. BHARA INDUK 

47.687,00 

RIAU 

SK.300/Menhut- II/2008 

PT. PERMATA BORNEO ABADI 

34.000,00 

KALTARA 

10 

SK. 217/Menhut-II/2007 

PT. LESTARI UNGGUL MAKMUR 

10.390,00 

RIAU 

11 

SK. 524/Menhut-II/2009 

PT. KHATULISTIWA LESTARI ABADI D/H PT. WANA DAMAI 

8.900,00 

KALTENG 

12 

SK. 179/Menhut-II/2007 

PT. BUMI MEKAR HIJAU 

25.580,00 

KALBAR 

13 

SK. 5/1/C/PMDN/2016 

PT. KALANIS SUMBER REZEKI 

4.710,00 

KALTENG 

 

NO. 

NOMOR SK 

NAMA PERUSAHAAN/PEMEGANG IZIN 

LUAS AREA (Ha) 

PROVINSI 

14 

SK.554/Menhut-II/2006

PT. RIMBA ROKAN PERKASA 

22.930,00 

RIAU 

15 

SK. 673/Menhut-II/2009 

PT. TUNAS HUTAN PRATAMA 

10.130,00 

SUMSEL 

16 

SK 553/Menhut-II/2006 

PT. PRIMA BANGUN SUKSES 

8.670,00 

RIAU 

17 

205/Kpts-V/1992

PT. LINGGA TEJAWANA (D/H PT. KURNIA KAPUAS PLYWOOD) 

13.600,00 

KALBAR 

18 

SK.21/Menhut-II/2007

PT. NATIONAL TIMBER FOREST PRODUCT 

9.300,00 

RIAU 

19 

31/Kpts-II/1997

PT. DYERA HUTAN LESTARI 

8.000,00 

JAMBI 

20 

226/Kpts-V/1992

PT. INHUTANI III SANTILIK 

4.400,00 

KALTENG 

21 

SK.603/Menhut-II/2009

PT. ALLINDO EMBRYO AGRO 

6.925,00 

LAMPUNG 

22 

495/Kpts-II/1992

PT. GUNUNG RAYA UTAMA TIMBER INDUSTRIES 

7.300,00 

ACEH 

23 

SK.247/Menhut-II/2013

PT. INKUD AGRITAMA 

5.907,00 

SUMBAR 

24 

660/Kpts-II/1995

PT. ARANGAN HUTANI LESTARI 

9.400,00 

JAMBI 

25 

251/Kpts-II/1998

PT. RIMBA BERLIAN HIJAU 

13.700,00 

KALTENG 

26 

599/Kpts-II/1996

PT. RIMBA SERAYA UTAMA 

12.600,00 

RIAU 

27 

SK.70/Menhut-II/2007

PT. BUKIT RAYA PELALAWAN 

4.010,00 

RIAU 

28 

SK.677/Menhut-II/2011

PT. SENTOSA PRATAMA 

32.960,00 

MALUKU 

29 

SK.492/Menhut-II/2010

PT. PUNDIWANA SEMESTA 

6.480,00 

KALTENG 

30 

SK.322/Menhut-II/2009

PT. RIMBA ARGAMAS 

10.100,00 

KALTENG 

31 

SK.262/Kpts-II/1998

PT. RIMBA ROKAN LESTARI 

14.875,00 

RIAU 

32 

SK.75/Menhut-II/2007

PT. PERKASA BARU 

13.170,00 

RIAU 

NO. 

NOMOR SK 

NAMA PERUSAHAAN/PEMEGANG IZIN 

LUAS AREA (Ha) 

PROVINSI 

33 

SK.110/Menhut-II/2014

PT. BARA INDOCO 

27.370,00 

SULBAR 

34 

SK.931/Menhut-II/2013

PT. BIO ENERGY INDOCO 

9.640,00 

SULBAR 

35 

SK.532/Menhut-II/2014  

PT. KARYAMAJU JAYA SENTOSA 

776,02 

KALTIM 

36 

SK.238/Menhut-II/2014  

PT. BERAU JAYA ENERGI 

896,14 

KALTIM 

37 

SK.618/Menhut-II/2010  

PT. BARA KUMALA SAKTI 

1.336,60 

KALTIM 

38 

SK.705/Menhut-II/2011  

PT. RINJANI KARTANEGARA 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper