Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bandara Soetta Siap Jalankan Vaccinated Travel Lane dengan India

PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II memastikan kesiapan Bandara Soekarno-Hatta menerapkan kebijakan perjalanan tanpa karantina atau vaccinated travel lane (VTL) yang dilakukan antara Indonesia dan India.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 03 Januari 2022  |  17:55 WIB
Seorang warga negara asing (WNA) berjalan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (13/1/2021). - Antara\r\n
Seorang warga negara asing (WNA) berjalan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (13/1/2021). - Antara\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA – PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II memastikan kesiapan Bandara Soekarno-Hatta menerapkan kebijakan perjalanan tanpa karantina atau vaccinated travel lane (VTL) yang dilakukan antara Indonesia dan India.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan bahwa pihaknya sudah memiliki pengalaman mengikuti kebijakan VTL dengan Singapura.

“Soal VTL, Kami sudah punya pengalaman kok dengan Singapura,” ujarnya, Senin (3/1/2022).

Dia menjelaskan, program VTL dengan Singapura telah berlangsung dengan reciprocal green lane atau RGL. Skema tersebut memungkinkan wisatawan hanya datang ke zona hijau atau daerah yang penyebaran Covid-19-nya sangat rendah.

“Karena dinamika masing-masing negara dengan pandemi berbeda-beda. Itu kebijakannya kembali ke border control. Yang jelas kami support VTL Singapura, walau dia sudah cabut programnya per 24 Desember 2021,” imbuhnya.

Adapun kerja sama VTL antara Indonesia dan Singapura sudah berlangsung mulai November 2021. Namun lantaran merebaknya Covid-19 varian Omicron, pihak Singapura mencabut sementara izin pembukaan jalur wisata tersebut.

VTL sendiri merupakan salah satu skema jalur masuk pelancong mancanegara. Berbeda dengan travel bubble, VTL disebut lebih sistematis, karena mengatur integrasi pelacakan hingga vaksinasi.

Wisatawan mancanegara yang masuk ke Indonesia maupun wisatawan Indonesia yang akan melancong ke negara tujuan kerja sama VTL juga wajib memperoleh vaksinasi dosis lengkap.

Menurut Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Nia Niscaya, kesepakatan VTL akan dicapai melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).

“Sekarang sudah dipersiapkan dalam bentuk MoU antara Indonesia dan India, dan sekarang bolanya di Pemerintah India,” imbuhnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata bandara soekarno-hatta angkasa pura ii
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top