Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Profit Industri di China Tertekan Harga Komoditas

Biro Statistik Nasional China (NBS) menunjukkan angka pertumbuhan laba perusahaan manufaktur China menjadi yang paling lambat sejak Mei. Berikut ini penyebabnya.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 27 Desember 2021  |  10:21 WIB
Suasana jalanan di kota Beijing China -  Bloomberg
Suasana jalanan di kota Beijing China - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Pertumbuhan laba di antara perusahaan industri China melambat menjadi 9 persen pada November, level terlemah dalam setahun terakhir karena harga komoditas yang masih tinggi.

Dilansir Bloomberg pada Senin (27/12/2021), Biro Statistik Nasional China (NBS) menunjukkan angka pertumbuhan laba perusahaan manufaktur tersebut menjadi yang paling lambat sejak Mei. Namun, capaian pada November naik 38 persen selama 11 bulan terakhir.

Laba dari perusahaan batu bara dan penyedia minyak mentah naik lebih dari 200 persen dalam 11 bulan pada tahun ini seiring dengan kenaikan harga komoditas. Namun, kenaikan itu melemahkan perusahaan pengguna produk tersebut, seperti elektronik dan produsen alat pemanas.

"Tekanan harga masih relatif besar," ujar Ahli Statistik Senior NBS Zhu Hong.

Kendati demikian, penurunan profit pada sektor manufaktur seperti otomotif dan peralatan menyempit pada November lantaran ketersediaan chip yang membaik dan meningkatnya permintaan.

Dalam rilis data sebelumnya, inflasi pada pabrik China mulai berjalan moderat. indeks harga produsen naik 12,9 persen pada November dibandingkan tahun lalu. Sementara itu, indeks harga konsumen naik dengan laju tertinggi sejak Agustus 2020 hingga 2,3 persen.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china ekonomi china harga komoditas

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top