Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Cukai Naik 12 Persen, Sri Mulyani Proyeksi Produksi Rokok Turun 10 Miliar Batang di 2022

Kemenkeu telah menghitung bahwa kenaikan rokok akan berdampak pada pengurangan produksi rokok dari 320 miliar batang menjadi 310 miliar batang.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat mengikuti rapat kerja antara Komisi XI DPR RI dengan pemerintah di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (2/12/2019). Bisnis/Arief Hermawan P
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat mengikuti rapat kerja antara Komisi XI DPR RI dengan pemerintah di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (2/12/2019). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengumumkan kebijakan tarif cukai hasil tembakau atau CHT untuk tahun 2022 mengalami kenaikan rata-rata 12 persen.

Namun, untuk SKT, kenaikannya hanya mencapai rata-rata 4,5 persen. 

"Untuk SKT, Bapak Presiden meminta kenaikan di 5 persen jadi kita menetapkan sebesar 4,5 persen maksimum," ujar Sri Mulyani pada Senin (13/12/2021) usai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo.

Menurut Sri Mulyani, kenaikan tarif cukai rokok bertujuan untuk mengendalikan konsumsi rokok, khususnya di kalangan anak dan remaja.

Kemenkeu telah menghitung bahwa kenaikan rokok akan berdampak pada pengurangan produksi rokok dari 320 miliar batang menjadi 310 miliar batang atau turun 10 miliar batang tahun depan.

Kemudian, indeks kemahalan meningkat dari 12,7 persen menjadi 13,78 persen

Dari sisi kesehatan, prevalensi merokok dewasa turun dari 33,2 persen ke 32,26 persen. Adapun, prevalensi merokok anak turun dari 8,97 menjadi 8.83 persen.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper