Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pertamina Kerjakan Proyek Kilang TPPI Fase 2 Tanpa Mitra

Proyek revamping aromatic TPPI terbagi dalam dua fase yakni fase 1 pembangunan Outside Battery Limit (OSBL) yang terdiri atas pembangungan 5 unit tangki untuk maximized produk paraxylene 600.000 ton.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 02 Desember 2021  |  17:45 WIB
Kantor Pertamina. - Istimewa
Kantor Pertamina. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pertamina (Persero) menyebut akan mengerjakan proyek revamping kilang Trans Pacific Petrochemical Indotama fase 2 tanpa mitra. Adapun, untuk proyek revamping tersebut investasi yang diperlukan adalah senilai US$238 juta.

Corporate Secretary PT Kilang Pertamina Internasional Ifki Sukarya mengatakan proyek revamping aromatic TPPI terbagi dalam dua fase yakni fase 1 pembangunan Outside Battery Limit (OSBL) yang terdiri atas pembangungan 5 unit tangki untuk maximized produk paraxylene 600.000 ton.

Sementara itu, pengerjaan pada fase 2 upgrading Inside Battery Limit (ISBL) unit proses untuk meningkatkan kapasitas dari 600.000 ton per tahun ke 780.000 ton per tahun yang akan selesai pada medio 2023.

"Untuk serapan investasi berkisar US$238 juta. Tanpa partner," ujar Ifky kepada Bisnis, Kamis (2/12/2021).

Ifky mengungkapkan, pengerjaan fase 1 (OSBL telah menunjukkan progress yang on track pada capaian 98 persen sampai dengan November 2021. Untuk proyek tahap 1 itu memiliki nilai proyek sebesar Rp379,75 miliar.

Pertamina menargetkan proyek itu bisa diselesaikan dalam waktu dekat jika mengacu pada perkembangan proyek yang mengalami kemajuan.

"Dengan progress OSBL yang positif di angka 98 persen, PT TPPI akan melakukan proses peresmian seremonial pada Desember 2021 untuk menandai momentum selesainya tahapan tersebut," katanya.

Ifki menuturkan pihaknya bersama dengan TPPI telah melakukan upaya-upaya strategis dalam mengawal proyek OSBL. Pihaknya, memastikan adanya pendefinisian scope of work (SOW) proyek secara jelas sehingga tidak ada peluang terjadinya change order selama berjalannya proyek.

Pengelolaan hubungan dengan kontraktor diklaim menjadi faktor lain yang membuat pengerjaan OSBL berjalan sesuai dengan jadwal.

“Pihak TPPI terus memastikan kondusivitas pengerjaan proyek dengan memberikan bantuan yang dibutuhkan kontraktor dalam tahap EPC,” jelasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

energi pertamina Trans Pacific Petrochemichal Indotama
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top