Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vaksin Merah Putih Unair Masuk Tahap Piloting, Ini Progresnya

Unair mengembangkan bibit Vaksin Merah Putih untuk Covid-19 berbasis virus yang dilemahkan atau dimatikan. 
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 November 2021  |  15:26 WIB
Peneliti beraktivitas di ruang riset vaksin Merah Putih di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/8/2020). Vaksin COVID-19 buatan Indonesia yang diberi nama vaksin Merah Putih tersebut ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2021. ANTARA FOTO - Dhemas Reviyanto
Peneliti beraktivitas di ruang riset vaksin Merah Putih di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/8/2020). Vaksin COVID-19 buatan Indonesia yang diberi nama vaksin Merah Putih tersebut ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2021. ANTARA FOTO - Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, JAKARTA – Rektor Universitas Airlangga Surabaya Mohammad Nasih mengungkap PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia sedang memproduksi sebagian Vaksin Merah Putih atau pilot scale menggunakan bibit vaksin yang diproduksi kampus itu. 

"Ini agar bisa menyuntikkan vaksin ke tubuh para relawan," ujarnya, dikutip dari tempo.co, Rabu (24/11/2021).

Produksi pilot scale, kata Nasih, merupakan produksi vaksin yang akan digunakan sebatas untuk uji klinis 1, 2 sampai 3. Targetnya, uji klinis awal atau tahap pertama, yang biasanya dilakukan pada sekelompok kecil relawan, sudah bisa dimulai awal Desember tahun ini juga.

Ia mempercayakan produksi vaksin sepenuhnya kepada Biotis agar sesuai dengan standar yang dibutuhkan. "Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) belum mengeluarkan izin, menunggu piloting yang memenuhi standar. Ukurannya harus benar, prosesnya, semua harus dikalibrasi dan dinilai," tambahnya.

Jika izin sudah diberikan, Nasih mengatakan uji klinis akan dapat dilakukan secara paralel, meski tidak dimulai bersamaan. Misalnya, uji klinis tahap pertama dilaksanakan terlebih dahulu, dua pekan kemudian, saat uji klinis tahap pertama masih berjalan, uji klinis tahap dua sudah bisa dimulai.

"Kemudian sambil jalan terus-menerus, dengan begitu mudah-mudahan Januari 2022 bisa uji klinis tahap 3. Kami lakukan paralel, tapi tetap ada jedanya," kata profesor bidang ilmu ekonomi itu.

Ketua tim peneliti Vaksin Merah Putih Unair Fedik Abdul Rantam menjelaskan uji klinis bertujuan untuk mengetahui imunogenisitas atau kemampuan vaksin dalam memicu respons imun dari tubuh manusia, keamanan dan efikasi dari vaksin tersebut. Pada Juli 2022, ia berharap vaksin sudah mendapatkan izin penggunaan darurat dari BPOM.

Unair mengembangkan bibit Vaksin Merah Putih untuk Covid-19 berbasis virus yang dilemahkan atau dimatikan. "Kami membuat pilot scale vaccine untuk uji klinis fase 1," katanya sambil menambahkan uji klinis sudah dirancang oleh tim di Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Soetomo, Surabaya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

unair Covid-19 vaksin Merah Putih

Sumber : Tempo.co

Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top