Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penumpang KRL Melonjak, KAI Commuter Batasi Kapasitas 32 Persen

KAI Commuter melakukan pembatasan kapasitas hingga 32 persen kendati penumpang KRL melonjak pada hari ini.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 25 Oktober 2021  |  10:41 WIB
Ilustrasi-Sejumlah calon penumpang menunggu kedatangan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/7/2020). - ANTARA/Fakhri Hermansyah
Ilustrasi-Sejumlah calon penumpang menunggu kedatangan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/7/2020). - ANTARA/Fakhri Hermansyah

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter mencatat jumlah penumpang KRL yang melonjak seiring dengan dibukanya kembali aktivitas masyarakat secara bertahap.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan masyarakat Jabodetabek kembali memanfaatkan KRL untuk beraktivitas terutama di hari kerja. Kendati demikian, seluruh pengguna tampak tertib antre saat akan naik KRL.

"Dari catatan KAI Commuter hingga pukul 08.00 WIB pagi ini ada 127.478 orang yang menggunakan KRL di seluruh stasiun. Angka ini bertambah sekitar 5 persen dibandingkan dengan waktu yang sama pekan lalu yaitu 121.002 orang," katanya, Senin (25/10/2021).

Dia memerinci stasiun yang mencatatkan kenaikan pengguna antara lain Stasiun Bogor 9.723 orang atau bertambah 4 persen dibanding waktu yang sama pekan lalu, Stasiun Bekasi 7.933 orang (naik 5 persen), Stasiun Depok 6.173 orang (naik 7 persen).

KAI Commuter tetap menerapkan protokol kesehatan dengan mewajibkan pengguna KRL menggunakan masker ganda, mencuci tangan sebelum dan sesudah naik KRL, serta menjaga jarak.

"Calon pengguna KRL juga wajib menunjukan sertifikat vaksin baik secara fisik maupun digital kepada petugas. Pembatasan kapasitas pengguna KRL juga masih berlaku yaitu 32 persen sebagaimana aturan selama ini," tegas Anne.

Dia menambahkan saat ini KAI Commuter mengoperasikan 999 perjalanan KRL per hari mulai pukul 04.00-22.00 WIB. Pergerakan pengguna KRL masih terfokus di pukul 06.00-08.00 WIB pada pagi hari dan pukul 16.00-18.00 WIB pada sore hari. Di luar waktu tersebut, KRL masih tampak lebih lengang dan tidak ada penyekatan antrean.

Sementara itu, aturan-aturan tambahan selama masa pandemi ini juga tetap berlaku di KRL. Anne mengingatkan penumpang untuk tidak berbicara secara langsung maupun melalui telepon genggam saat berada di dalam kereta, hingga lansia dan pengguna dengan barang bawaan yang besar hanya diizinkan menggunakan KRL pada pukul 10.00-14.00 WIB atau di luar jam-jam sibuk, serta anak balita sementara dapat naik KRL hanya untuk keperluan medis yang ditunjukkan dengan surat-surat.

"Pengguna dapat mengatur waktu perjalanannya dengan melihat jadwal, posisi real time kereta dan kondisi antrean di stasiun melalui aplikasi KRL Access. Melalui perencanaan yang baik dan mengikuti berbagai protokol kesehatan yang berlaku bisa menciptakan transportasi KRL yang sehat, aman dan nyaman bagi para penggunanya selama masa pandemi," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kai krl
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top