Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Duh! Investor Lama Evergrande Lepas Kepemilikan Sahamnya

Keluarnya pendukung lama ini menandakan bahwa Evergrande telah kehilangan kepercayaan investor ketika masih berjuang untuk memenuhi kewajibannya senilai US$300 miliar.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 23 September 2021  |  10:08 WIB
Logo perusahaan China Evergrande di kantor mereka di Hong Kong pada 26 Maret 2018./Reuters - Bobby Yip
Logo perusahaan China Evergrande di kantor mereka di Hong Kong pada 26 Maret 2018./Reuters - Bobby Yip

Bisnis.com, JAKARTA - Chinese Estates Holdings Ltd., salah satu pemegang saham Evergrande Group China menjual sahamnya senilai 246,5 juta dolar Hong Kong (US$31,7 juta). Hal ini merupakan sebuah penarikan terbesar dari pendukung lama.

Dilansir Bloomberg pada Kamis (23/9/2021), Chinese Estates menjual sebanyak 108,9 juta saham pada periode 30 Agustus-21 September, berdasarkan pernyataan kepada bursa Hong Kong.

Adapun sisa saham sebesar 751,1 juta kemungkinan juga akan dijual. Dengan demikian, perusahaan bakal mengalami kerugian sekitar 9,5 miliar dolar Hong Kong (US$1,22 miliar) jika keluar dari semua kepemilikannya.

Chief Executive Officer Chinese Estates Chan Hoi Wan yang merupakan istri dari miliader Joseph Lau memilih melepas sahamnya di perusahaan pengembang dengan utang terbesar di dunia setelah dikhawatirkan akan mendekati gagal bayar.

Keluarnya pendukung lama ini menandakan bahwa Evergrande telah kehilangan kepercayaan investor ketika masih berjuang untuk memenuhi kewajibannya senilai US$300 miliar.

Prospek Evergrande semakin memburuk dari hari ke hari seiring dengan perusahaan dan pemerintah daerah yang mempekerjakan penasihat untuk menghadapi restrukturisasi utang terbesar di negara itu.

Selain itu, protes dari investor ritel pecah di seluruh wilayah China setelah Evergrande gagal membayar produk investasi dengan imbal hasil tinggi tepat waktu. Saat ini, saham Evergrande anjlok hingga 85 persen di Hong Kong.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china default gagal bayar Evergrande

Sumber : Bloomberg

Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top