Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Duh, AS Berpotensi Alami Gagal Bayar di Bulan Oktober

Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan negara bakal kehabisan uang untuk membayar tagihannya pada Oktober.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 20 September 2021  |  11:37 WIB
Menteri Keuangan perempuan pertama di Amerika Serikat Janet Yellen -  Bloomberg
Menteri Keuangan perempuan pertama di Amerika Serikat Janet Yellen - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Amerika Serikat Janet Yellen kembali memperingatkan Kongres terkait gagal bayar. Jika tidak menaikkan atau menangguhkan plafon utang, Yellen mengatakan negara bakal kehabisan uang untuk membayar tagihannya pada Oktober.

"Konsensus yang luar biasa di antara para ekonom dan pejabat Kementerian Keuangan dari kedua partai adalah kegagalan menaikkan batas utang akan menghasilkan bencana ekonomi yang meluas," tulis Yellen pada Wall Street Journal op-ed, dilansir Bloomberg pada Senin (20/9/2021).

DPR akan segera mengambil suara untuk menaikkan plafon utang negra senilai US$28 triliun di tengah kebuntuan antara Demokrat dan Republik.

"[Gagal bayar yang terjadi pada AS] akan mempercepat krisis finansial yang akan menambah kerusakan pada kesehatan publik darurat yang masih berlangsung. [Hal tersebut] dapat mendorong AS kepada resesi dan [menjadikannya] negara yang lemah permanen," katanya.

"Baik penundaan maupun default tidak dapat ditoleransi," tambah Yellen.

Pemimpin Senat Minoritas Mitch McConnell telah menolak permohonan Yellen agar Republikan mengikuti Demokrat dalam meningkatkan plafon utang. Perbedaan pendapat kedua pihak bakal berlanjut hingga beberapa ke depan dan dikhawatirkan batas utang akan dilanggar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

default gagal bayar janet yellen

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top