Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Masih Kelebihan Pasokan, Pengembangan EBT Bisa Memberatkan PLN

Pada 2021, pasokan listrik yang dimiliki untuk wilayah Jawa-Bali memiliki cadangan sebesar 65 persen dan Sumatra 50 persen dari beban puncaknya.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 10 September 2021  |  06:34 WIB
Masih Kelebihan Pasokan, Pengembangan EBT Bisa Memberatkan PLN
Penampakan udara Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sebira 400 kWp. - Dok. PLN Enjiniring
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pengembangan energi baru dan terbarukan dinilai akan merugikan PT PLN (Persero) mengingat kondisi kelebihan pasokan yang masih dialami.

Peneliti Institute of Development and Economics Finance (INDEF) Abra Tallatov mengatakan perubahan ekspor listrik dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap berpotensi menambah beban bagi PLN.

Abra berpendapat PLN harus menyerap kelebihan pasokan yang dihasilkan oleh pembangkit EBT di tengah kondisi kelebihan pasokan. Dia menilai hal itu turut memberikan beban kepada pemerintah untuk memberikan kompensasi kepada PLN.

“Kompensasi tadi itu semua bisa langsung dibayarkan pemerintah jadi ada tunggakan yang harus ditanggung PLN. Tunggakan ini secara cash flow tidak baik tentu perusahaan membutuhkan cash flow,” katanya dalam acara Indonesia Forward CNN Indonesia, Kamis (9/9/2021).

Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro mengatakan pada 2021, pasokan listrik yang dimiliki untuk wilayah Jawa-Bali memiliki cadangan sebesar 65 persen dan Sumatra 50 persen dari beban puncaknya.

Kondisi itu menunjukkan PLN memiliki produksi listrik yang sangat berlebih. Hal itu terjadi karena melesetnya pertumbuhan konsumsi listrik dari yang ditargetkan sebelumnya 9 persen.

“Hari ini rata-rata hanya 4-5 persen sehingga ada kesenjangan,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN energi baru terbarukan plts
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top