Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kebutuhan Oksigen untuk Penanganan Covid-19 Turun 70 Persen

Sekretaris Jenderal Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) Ichsan Hanafi menyebut kebutuhan oksigen di rumah sakit untuk pasien isolasi dan perawatan akibat Covid-19 berkurang seiring dengan tren penurunan kasus harian.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 08 September 2021  |  19:59 WIB
Pekerja menata tabung oksigen medis di salah satu agen isi ulang oksigen, Bandung, Jawa Barat, Kamis (24/6/2021). - Antara/Novrian Arbi
Pekerja menata tabung oksigen medis di salah satu agen isi ulang oksigen, Bandung, Jawa Barat, Kamis (24/6/2021). - Antara/Novrian Arbi

Bisnis.com, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) Ichsan Hanafi menyebut kebutuhan oksigen di rumah sakit untuk pasien isolasi dan perawatan akibat Covid-19 berkurang seiring dengan tren penurunan kasus harian.

“Memang kebutuhan oksigen berbanding lurus. Pasien isolasi maupun ICU turun drastis, tentunya penggunaan oksigen juga turun,” katanya, Rabu (8/9/2021).

Ichsan mengatakan bahwa penurunan kebutuhan terjadi di hampir semua rumah sakit. Tidak adanya laporan gangguan pasokan, kata dia, mengindikasikan bahwa pemenuhan oksigen medis sudah terpenuhi.

“Jika dibandingkan dengan puncak kasus pada Juli, perkiraan saya kebutuhan sudah turun 70 persen,” tambahnya.

Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan, kebutuhan oksigen saat puncak kasus Covid-19 mencapai 2.725 ton per hari. Jumlah itu jauh meningkat dibandingkan dengan kebutuhan rata-rata sebelum puncak kasus yang hanya berkisar 400 ton.

Kebutuhan oksigen saat puncak kasus juga melampaui kebutuhan produksi yang hanya mencapai 1.700 ton per hari. Adapun, sampai akhir Agustus 2021 kebutuhan rata-rata oksigen per hari berjumlah 923 ton.

“Dari sisi harga tidak ada perubahan dari distributor, karena tidak diatur oleh Kemenkes. Namun, lonjakan kasus menjadi pelajaran dan membuat kami tahu mana titik lemahnya, sehingga bisa mitigasi,” kata Ichsan.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono sebelumnya mengatakan bahwa penurunan kasus Covid-19 menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat ketahanan medis.

“Yang harus kita hati-hati adalah peningkatan kasus akibat kenaikan mobilitas yang mungkin akan terjadi menjelang libur Maulid Nabi yang diperingati pada bulan depan,” kata Dante dalam konferensi pers, Senin (6/9/2021).

Dengan kemampuan produksi yang masih terbatas, Kemenkes telah menyiapkan oksigen konsentrator di beberapa rumah sakit dengan jumlah mencapai 11.000 konsentrator di seluruh Indonesia untuk memperbaiki distribusi.

Selain itu, Kemenkes menargetkan pemasangan generator oksigen di seluruh Indonesia untuk mengantisipasi lonjakan kasus.

“Saat ini sudah terpasang 133 generator oksigen, kami targetkan 50 tambahan akan terpasang sampai akhir 2021 sehingga semua provinsi akan mempunyai oksigen generator,” kata dia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

oksigen Covid-19
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top