Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Larangan Mudik, Kendaraan di Tol Trans Sumatra Susut 17,13 Persen

Jumlah kendaraan yang melintas di Tol Trans Sumatra dilaporkan susut hingga 17,13 persen dibandingkan dengan kondisi normal saat larangan mudik 2021 diberlakukan.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 13 Mei 2021  |  17:16 WIB
Foto udara Tol Pekanbaru-Dumai di Riau, Sabtu (26/9/2020). Tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131,5 Kilometer ini baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 26 September kemarin dan merupakan bagian dari Tol Trans Sumatera sepanjang 2.878 kilometer. ANTARA FOTO - FB Anggoro
Foto udara Tol Pekanbaru-Dumai di Riau, Sabtu (26/9/2020). Tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131,5 Kilometer ini baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 26 September kemarin dan merupakan bagian dari Tol Trans Sumatera sepanjang 2.878 kilometer. ANTARA FOTO - FB Anggoro

Bisnis.com, JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero), selaku jalan tol Trans Sumatra (JTTS), mencatat sebanyak 431.768 kendaraan telah melintas di JTTS menjelang Idulfitri 1442 Hijriah.

Executive Vice President (EVP) Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol (OPT) Hutama Karya J. Aries Dewantoro menyampaikan lalu lintas harian rata-rata (LHR) kendaraan yang melintas di JTTS tersebut mengalami penurunan sebesar 89.266 kendaraan, atau sebesar 17,13 persen dibandingkan dengan kondisi normal.

“Penurunan trafik ini tak lepas dari adanya larangan mudik dari pemerintah yang cukup dipatuhi oleh masyarakat di tahun ini. Adapun Ruas Tol di JTTS yang mengalami penurunan paling signifikan yakni Ruas Tol Pekanbaru – Dumai dengan penurunan hingga 40,39 persen,” katanya dalam siaran pers, Kamis (13/5/2021).

Lebih lanjut, Aries menyampaikan sejak hari pertama larangan mudik resmi berlaku pada 6 Mei 2021, kegiatan penyekatan di JTTS pun mulai digalakkan oleh Kepolisian daerah setempat.

“Hingga tanggal 11 Mei, tercatat total 519 kendaraan yang diputarbalikan dari 3.840 kendaraan yang diperiksa,” jelasnya.

Kendaraan yang diputarbalikan tersebut dikarenakan kendaraan tersebut tidak dapat menunjukan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dan hasil negatif Covid-19 berbasis tes RT-PCR maks 3x24 jam/ Rapid Antigen maks 2x24 jam/hasil negatif Genose C19.

Dia menyampaikan, meski perusahaan mendukung arahan pemerintah dalam peniadaan mudik, perseroan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan optimal dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan bagi pengguna jalan tol yang diperbolehkan melintas.

Perseroan juga menerapkan protokol Covid-19 dalam pengoperasian seluruh ruas jalan tol yang dikelola dengan mewajibkan petugas memakai masker dan sarung tangan, secara rutin melakukan penyemprotan disinfektan, menyediakan tempat cuci tangan di rest area dan memberikan cek kesehatan gratis untuk memastikan pengguna jalan dalam keadaan prima.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tol trans sumatra Mudik Lebaran Larangan Mudik Lebaran
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top