Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Riset: Gratis Ongkir Sampai Pelatihan Jadi Kebutuhan Pelaku E-Commerce

Tantangan diperkirakan datang bagi penjual di e-commerce selepas momentum hari raya, di mana konsumen cenderung mengurangi kebutuhan untuk berbelanja online.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 12 Mei 2021  |  23:08 WIB
Ilustrasi belanja online. / istimewa
Ilustrasi belanja online. / istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan riset konsumen berbasis neurosains dan kecerdasan artifisial NeuroSensum, mengungkap sejumlah kecenderungan penjual dan pembeli dalam beraktivitas di platform e-commerce.

Studi kualitatif mengenai kecenderungan konsumen dalam memanfaatkan online marketplace untuk berbelanja kebutuhan Lebaran ini mengungkap, 80 persen responden tampak memanfaatkan marketplace dan e-commerce untuk meriset barang-barang yang akan dibeli.

Adapun, sebanyak 69 persen di antaranya bersiap berburu diskon online di platform belanja daring tersebut setelah menerima Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2021.

Konsumen yang telah memperoleh THR biasanya membelanjakan uangnya terutama untuk produk fashion selain kue, parsel, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Tak ayal, kebutuhan belanja secara online di masa pandemi ini turut meningkatkan pendapatan para seller di sejumlah online marketplace.

Grace Oktaviana, Associate Director NeuroSensum menjelaskan bahwa bagi para seller, momen seperti Idulfitri pun menjadi peluang besar untuk meraup keuntungan berlipat ganda. Tantangan akan datang selepas momen hari raya, di mana konsumen cenderung mengurangi kebutuhan untuk berbelanja online.

"NeuroSensum juga mendapati empat hal yang diinginkan oleh para penjual di online marketplace agar lapak jualan mereka tetap ramai. Shopee dianggap sebagai e-commerce ideal oleh para seller di online marketplace. Dalam wawancara, mereka menyebutkan empat hal yang diinginkan oleh para seller di online marketplace," jelasnya, Rabu (12/5/2021).

Pertama, gratis ongkos kirim atau ongkir merupakan hal yang paling digemari konsumen, sekaligus oleh para penjual online. Banyak responden yang menyatakan bahwa gratis ongkir mampu meningkatkan jumlah pesanan.

Kedua, promo tanggal kembar misal seperti 5.5 atau 12.12 hingga flash sale juga terbukti secara efektif meningkatkan pesanan atau volume penjualan usaha mereka.

Kemudian adanya seller service yang disediakan online marketplace terbukti membantu perkembangan usaha merekaRelationship Manager (RM) yang disediakan oleh Shopee dianggap membantu para penjual.

Keberadaan RM sebagai seller service menjembatani penjual dengan pihak marketplace, misalnya untuk menginformasikan promo yang akan berlangsung, atau memberikan pendampingan apabila ada kendala dalam sistem, transaksi maupun masalah pengaduan. RM juga aktif sebagai personal reminder untuk mengingatkan para penjual agar tetap eksis berdagang dan bersaing secara sehat.

“Kegagapan teknologi dan marketing digital kerap menjadi tantangan UMKM berlaga di e-commerce. Mereka sering kali tidak update atau bahkan tidak mengetahui mengenai promosi-promosi yang dapat mereka lakukan di e-commerce. Tugas RM ini menjembatani gap antara seller dan marketplace tersebut," jelas Grace.

Ketiga, program edukasi berupa pelatihan offline maupun online, yang membantu dan membimbing penjual untuk mengembangkan bisnis.

"Pelatihan tata kelola gudang, misalnya, membantu para seller mengoptimalkan ruang gudang yang ada untuk mengakomodasi flow penjualan. Misalnya memisahkan barang untuk toko fisik dengan online, dan sebagainya. Jadi ketika berhitung berapa barang yang keluar, apakah perlu supply lagi, itu semua terpantau dengan baik dengan tata kelola gudang yang baik,” tambah Grace.

Terakhir, adalah exposure yang gencar dari e-commerce atau online marketplace ke publik. Menurut para penjual, iklan di media elektronik televisi, media luar ruang, atau media sosial juga menjadi bentuk dukungan konkret untuk meningkatkan penjualan.

Dengan dukungan empat hal di atas, kolaborasi antara seller dan online marketplace bisa terjalin secara baik dan saling menguntungkan.

Sejatinya, e-commerce atau online marketplace ideal adalah yang bisa bertumbuh, berkembang bersama penjual, serta mampu memberikan solusi terbaik agar menciptakan sinergi yang seimbang dan berkelanjutan sehingga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

belanja online lebaran marketplace ecommerce
Editor : Yustinus Andri DP

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top