Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenhub Klarifikasi soal Vaksin Gratis bagi Pemudik Jalur Darat, Ini Penjelasannya

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada Senin (10/5/2021) mengusulkan pemberian vaksin gratis bagi para pemudik yang melakukan perjalanan darat. Namun, Kemenhub mengkoreksi hal ini.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 11 Mei 2021  |  19:04 WIB
Polri melakukan pemeriksaan kendaraan minibus yang diduga travel gelap dan hendak membawa pemudik di TL Perintis Kemerdekaan, Jakarta Utara, Kamis (6/5/2021) malam. JIBI - Bisnis/Nancy Junita @tmcpoldametro
Polri melakukan pemeriksaan kendaraan minibus yang diduga travel gelap dan hendak membawa pemudik di TL Perintis Kemerdekaan, Jakarta Utara, Kamis (6/5/2021) malam. JIBI - Bisnis/Nancy Junita @tmcpoldametro

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan klarifikasi terkait pernyataan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada Senin (10/5/2021) yang mengusulkan adanya pemberian vaksin gratis bagi para pemudik yang melakukan perjalanan melalui jalur darat.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan maksud sebenarnya adalah pemberian tes Covid-19 secara gratis, bukan vaksin Covid-19.

"Jadi, pernyataan yang benar adalah Menhub mengusulkan kepada Menko Perekonomian dan Menkes untuk memberikan tes Covid-19 gratis bagi mereka yang melakukan perjalanan melalui darat. Sementara untuk perjalanan transportasi lain akan diberlakukan pengetatan syarat perjalanan seperti pada masa pra peniadaan mudik," katanya dalam siaran pers, Selasa (11/5/2021).

Adita menyebut hal tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi yang dilakukan Kemenhub terhadap terjadinya lonjakan pada arus balik yang diprediksi mencapai puncak pada H+2 dan H+7 Idulfitri 1442 H/2021.

Dia mengungkapkan, ada dua hal yang diusulkan untuk mengantisipasi potensi lonjakan pada arus balik. Pertama, mengimbau masyarakat untuk menunda kepulangan supaya tidak bertemu di satu tempat dan waktu tertentu yang dapat menimbulkan penumpukan.

Kedua, mengusulkan untuk dilakukan testing yang intensif di berbagai tempat yang konsentrasinya besar seperti di Madiun, Ngawi, Surabaya, Solo, Jogja, Semarang, Cirebon, Jakarta bahkan yang dari Sumatera di Bakauheni.

"Kami mengusulkan kepada Menko Perekonomian dan Menkes untuk memberikan tes Covid-19 gratis bagi mereka yang melakukan perjalanan melalui darat. Sementara untuk perjalanan transportasi lain akan diberlakukan pengetatan syarat perjalanan seperti pada masa pra peniadaan mudik," imbuhnya.

Sebelumnya, Kemenhub memprediksi terdapat 22 persen atau sekitar 3,6 juta pemudik atau penumpang yang akan kembali pada Minggu (16/5/2021) atau H+2 Idulfitri.

Menhub Budi menyebut jumlah tersebut termasuk banyak sehingga masyarakat diminta menunda kepulangan mudik supaya tidak bertemu di satu tempat tertentu


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub Budi Karya Sumadi pemudik Vaksin Covid-19
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top