Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Genjot Penerimaan, Sri Mulyani Berencana Naikkan Pajak PPN

Tertuang dalam paparan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di acara Musrenbangnas 2021 secara virtual pada Selasa (4/5/2021) bahwa kementeriannya berencana untuk menaikan tarif PPN.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 05 Mei 2021  |  14:53 WIB
Sri Mulyani mempromosikan buah dan kopi lokal Indonesia. - Instagram @smindrawati
Sri Mulyani mempromosikan buah dan kopi lokal Indonesia. - Instagram @smindrawati

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Keuangan ternyata menyimpan rencana untuk melakukan peningkatan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) sebagai salah satu langkah untuk melakukan reformasi perpajakan yang sehat, adil, dan kompetitif. 

Tertuang dalam paparan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di acara Musrenbangnas 2021 secara virtual pada Selasa (4/5/2021) bahwa kementeriannya berencana untuk menaikan tarif PPN.

Dalam paparan, reformasi perpajakan mencakup inovasi penggalian potensi untuk peningkatan rasio pajak, perluasan basis perpajakan di e-commerce, cukai plastik dan menaikkan tarif PPN. Kemudian, reformasi lainnya yaitu sistem perpajakan yang sejalan dengan struktur perekonomian. 

Terkait dengan optimalisasi penerimaan pajak, Sri Mulyani pernah menyinggung dalam paparan APBN Kita minggu lalu. Dia menegaskan Kementerian Keuangan akan menggali dan meningkatkan basis pajak, memperkuat sistem perpajakan. 

Saat itu, dia mengatakan pihaknya akan berupaya menaikkan rasio pajak pada tahun 2022. Saat ini, tarif PPN atas konsumen masih dipatuh sebesar 10 persen. Badan Kebijakan Fiskal (BKF) dan Staf Khusus Menteri Keuangan yang dihubungi Bisnis, belum membalas terkait dengan wacana ini. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pajak sri mulyani ppn
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top