Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Konsumsi Masyarakat Naik 17 Persen Selama Periode Ramadan 2021

Big Data Analyst Continuum Data Indonesia Muhammad Azzam mengatakan peningkatan konsumsi tertinggi terjadi pada pengeluaran pakaian dan rumah tangga dengan masing-masingnya mencapai 47 persen dan 18 persen.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 03 Mei 2021  |  19:13 WIB
Sejumlah pengunjung melihat barang-barang yang dijual dengan harga diskon di sebuah pusat perbelanjaan di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (7/12/2019). Jelang libur Natal dan Tahun Baru, pusat perbelanjaan menawarkan barang- barang dengan harga diskon untuk menarik minat pembeli dan salah satu cara agar target penjualan tercapai pada akhir tahun. - ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah
Sejumlah pengunjung melihat barang-barang yang dijual dengan harga diskon di sebuah pusat perbelanjaan di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (7/12/2019). Jelang libur Natal dan Tahun Baru, pusat perbelanjaan menawarkan barang- barang dengan harga diskon untuk menarik minat pembeli dan salah satu cara agar target penjualan tercapai pada akhir tahun. - ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

Bisnis.com, JAKARTA - Continuum Data Indonesia mencatatkan indeks konsumsi masyarakat pada periode Ramadan 2021 mengalami peningkatan sebesar 17 persen. Riset tersebut dikumpulkan dari 1,2 juta pembicaraan dari 934.671 akun di media sosial pada periode 1 April hingga 25 April 2021.

Big Data Analyst Continuum Data Indonesia Muhammad Azzam mengatakan peningkatan konsumsi tertinggi terjadi pada pengeluaran pakaian dan rumah tangga dengan masing-masingnya mencapai 47 persen dan 18 persen.

“Kebanyakan kenaikan belanja pakaian secara online, seperti jeans, kemeja, sarung yang berkaitan dengan Ramadan,” katanya dalam video conference, Senin (3/5/2021).

Azzam menjelaskan tingkat konsumsi dalam riset tersebut tidak hanya menunjukkan pembicaraan di media sosial, tetapi juga menunjukkan kepercayaan konsumen dalam mengeluarkan uang untuk berbelanja. Sementara itu, komponen yang mengalami penurunan di antaranya pengeluaran di sektor perumahan dan pendidikan.

Di sisi lain, Continuum mencatat indeks pendapatan mengalami penurunan sebesar 10 persen. Peningkatan pendapatan terbesar terjadi pada wirausaha dan pengangguran.

“Untuk wirausaha, mungkin karena ini momentum Ramadan, jadi penjual online mengalami peningkatan, smnatara di pengangguran sudah mulai ada yang digaji,” jelasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

konsumsi konsumsi rumah tangga Ramadan
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top