Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kontroversi Rencana Menteri BUMN Beli Peternakan Sapi Belgia Murni Strategi Dagang

Pengamat menilai rencana ini perlu didukung sebagai upaya menabrak monopoli bibit unggul sapi. Bukan tidak mungkin perkawinan silang sapi lokal dan Eropa bisa menghasilkan ras sapi unggul Indonesia seperti Wagyu di Jepang.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 20 April 2021  |  06:48 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. - Antara
Menteri BUMN Erick Thohir. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pengamat kebijakan publik Abi Rekso menilai bahwa rencana pembelian peternakan sapi di Belgia adalah sebuah terobosan strategi dagang dari Kementerian BUMN.

Pasalnya, sejak awal 2021, Menteri Pertanian Yasin Limpo telah mengumumkan bahwa pemerintah Indonesia akan impor 502.000 ekor sapi atau setara 112.503 ton.

Selain itu, juga sebanyak 185.000 ton daging sapi potong dari India dan Brazil, bahkan diprediksi kebutuhan nasional akan daging sapi meningkat hingga 700.000 ton.

“Jika kita punya peternakan sapi yang sudah berjalan sebagai sebuah industri di Belgia. Maka kita mendapatkan dua manfaat. Bisa menekan angka impor sapi potong dan sebagai bentuk investasi industri pangan nasional," ujar Abi Rekso seperti dikutip Senin (19/4).

Abi juga menjelaskan, bahwa rencana Erick Thohir tidak akan mematikan peternak sapi nasional. Justru akan memperkuat industri sapi potong di Indonesia.

Pasalnya, dalam rantai industri sapi potong terbagi menjadi tiga klaster, pembibitan (breeding), penggemukan (feeding) dan pemotongan (butchering).

Selama ini yang dilakukan di sini hanya penggemukan dan pemotongan, karena bibit unggulnya dikuasai peternak besar di Eropa dan Amerika.

“Selama ini kita membeli sapi dewasa siap potong atau daging beku. Harus kita akui, peternakan kita belum memiliki bibit sapi unggul. Ditambah budaya peternakan kita yang belum kuat," ujarnya.

Menurutnya, selama ini ternak hanya dijadikan aktivitas sampingan masyarakat petani. Bukan aktivitas utama. "Ini realitasnya dalam masyarakat kita," paparnya.

Dia juga menepis banyaknya tudingan kepada Erick Thohir bahwa niat membeli peternakan sapi di Belgia akan mempersulit peternak lokal.

Abi berpendapat bahwa jika betul Indonesia punya peternakan sendiri di Belgia, maka lisensi dari bibit unggul sapi juga bisa dimiliki.

Cuaca dan ekosistem Eropa memang lebih baik pembibitan sapi. Dengan begitu, sebagai industri pangan, akan mampu melakukan pembibitan (breeding) unggul didalam peternakan nasional.

“Niat Erick Thohir ini perlu didukung sebagai upaya menabrak monopoli bibit unggul sapi. Bukan tidak mungkin perkawinan silang sapi lokal dan Eropa bisa menghasilkan ras sapi unggul Indonesia seperti Wagyu di Jepang," ujarnya.

Sebelumnya, diketahui bahwa Menteri Erick Thohir dalam sebuah kesempatan webinar, mencetuskan wacana bahwa BUMN berencana membeli peternakan sapi di Belgia.

Menteri Erick juga meminta bantuan Dubes Andri Hadi (KBRI Brussel) untuk mencarikan peternakan sapi yang akan di jual di Belgia.

Gagasan ini banyak direspon negatif, karena diduga beralasan tidak pro terhadap kemandirian pangan nasional. Ada juga yang berpendapat bahwa kebijakan ini justru memperbesar kuota impor daging.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN sapi peternakan sapi
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top