Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mayoritas KPBU Jalan & Jembatan Dilelang Semester II/2021

Kementerian PUPR berencana melelang 24 proyek infrastruktur jalan tol dan jembatan berskema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) pada tahun ini.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 20 April 2021  |  20:30 WIB
Ilustrasi jembatan rusak. - Kementerian PUPR
Ilustrasi jembatan rusak. - Kementerian PUPR

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan sebagian besar proyek infrastruktur jalan tol dan jembatan berskema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) akan dilelang pada paruh kedua 2021.

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR Eko D. Heripoerwanto mengatakan sejauh ini baru dua proyek yang telah dilelang, yakni perbaikan atau penggantian Callender-Hamilton (jembatan rusak) di Pulau Jawa dan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi di Bali.

Jembatan Callender-Hamilton adalah jembatan rangka pra-fabrikasi portabel modular, terutama dirancang untuk digunakan sebagai jembatan sipil permanen serta untuk penggantian jembatan darurat dan untuk konstruksi oleh unit teknik militer.

Kementerian PUPR akan melelang 24 proyek infrastruktur jalan tol dan jembatan berskema KPBU pada tahun ini.

"Tidak ada yang mengharuskan semuanya dilelang pada semester I/2021, tergantung kesiapan dokumen lelang," kata Eko kepada Bisnis pada Selasa (20/4/2021).

Ke-24 proyek tersebut terbagi dalam dua jenis yakni proyek yang telah masuk dalam daftar rencana KPBU dan yang sedang diusulkan untuk masuk dalam daftar tersebut. Walakin, Eko menyatakan 24 proyek tersebut akan dilelang pada tahun ini.

Berdasarkan data Kementerian PUPR, 24 proyek berskema KPBU tersebut dapat menyerap investasi hingga Rp286,3 triliun. Proyek yang telah masuk dalam daftar rencana KPBU berjumlah 12 buah dengan nilai penyerapan investasi mencapai Rp167,74 triliun.

Proyek jalan dan jembatan mendominasi hingga 12 proyek yang dapat menambah jalan nasional sepanjang 447,06 kilometer. Seluruh proyek tersebut dapat menyerap dana Rp167,4 triliun.

Ke-12 proyek tersebut adalah Jalan Tol Kamal–Teluknaga–Rajeg, Jembatan Batam–Bintan, Jalan Tol Maminasata, Jalan Tol Sentul Selatan–Karawang Barat, Jalan tol Bogor–Serpong via Parung, Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi, penggantian Jembatan Callender Hamilton di Pulau Jawa, Jalan Tol Akses Patimban, Jalan Tol Semanan–Balaraja, Jalan Tol Semarang–Kendal, Jalan Tol Cikunir–Karawaci Elevated, dan Jalan Tol JORR Elevated ruas Cikunir–Ulujami.

Sementara itu, ada 12 proyek yang sedang diusulkan untuk masuk dalam daftar rencana KPBU senilai Rp118,56 triliun. Keduabelas proyek tersebut dapat menambah panjang nasional 779,5 kilometer.

Ke-12 proyek tersebut adalah Jalan Tol Cilacap–Yogyakarta, Jalan Tol Demak–Tuban, Jalan Tol Jember–Lumajang, Jalan Tol Ngawi–Bojonegoro–Babat, Jalan Tol Jember–Situbondo, Jalan Tol Tulungagung–Kepanjen, Jalan Tol Muna–Buton, Jembatan Pulau Laut–Tanah Bumbu, perbaikan Jembatan Suramadu, Jalan Tol Malang–Kepanjen, Jalan Trans Papua, dan Jalan Tol Kediri–Tulungagung.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur KPBU
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top