Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Papua Ingin MIND ID Kelola Blok Wabu, Kementerian ESDM: Masih Dikaji

Rencananya, penawaran blok hasil penciutan wilayah kerja PT Freeport Indonesia tersebut akan diprioritaskan untuk BUMN.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 01 April 2021  |  10:39 WIB
Truk diparkir di tambang terbuka tambang tembaga dan emas Grasberg di dekat Timika, Papua, pada 19 September 2015. - ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Truk diparkir di tambang terbuka tambang tembaga dan emas Grasberg di dekat Timika, Papua, pada 19 September 2015. - ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih melakukan kajian terhadap pengelolaan Blok Wabu di Papua.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin menyampaikan Blok Wabu hingga kini belum ditetapkan sebagai Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK) sehingga belum bisa ditawarkan kepada badan usaha.

"Ini sedang dikaji. Kami tidak terburu-buru. Setelah kajian dan penelitiannya selesai, baru akan ditetapkan sebagai WIUPK," ujar Ridwan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (31/3/2021).

Rencananya, penawaran blok hasil penciutan wilayah kerja PT Freeport Indonesia tersebut akan diprioritaskan untuk BUMN.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Papua telah merekomendasikan Blok Wabu tersebut untuk dikelola oleh MIND ID. Kepala Dinas ESDM Provinsi Papua Fred James Boray mengatakan Gubernur Provinsi Papua segera mengajukan rekomendasi tersebut ke Menteri ESDM agar bisa ditindaklanjuti.

Pengajuan rekomendasi ini, kata Fred, merupakan inisiatif Pemprov Papua agar ke depan perusahaan daerah dapat berpartisipasi dalam pengelolaan Blok Wabu. Pemprov tak ingin lagi menunggu hingga puluhan tahun untuk bisa terlibat dalam proyek tambang di daerahnya, seperti yang terjadi di Freeport.

"Kami sudah bicara panjang lebar sampai saham karena kami melihat Freeport sampai puluhan tahun kami baru berbicara. Tapi kemarin untuk Wabu kami sudah ambil langkah duluan," katanya.

Dia menuturkan bahwa pihaknya juga sudah membahas terkait kepemilikan saham dalam pengelolaan Blok Wabu dengan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

"Kalau jalan saham kami berapa. Jadi kemarin ancang-ancang 25-30 persen. Perusahaan daerah harus masuk di dalam," tutur Fred.

Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak membenarkan pihaknya mendapatkan tawaran untuk mengelola Blok Wabu dari Pemprov Papua dan sudah memberikan jawaban. Hanya saja, pihaknya masih menunggu izin dari Kementerian ESDM.

"Secara aturan diserahkan ke Menteri ESDM," kata Orias. "Belum ada apa-apa yang dilakukan di Wabu. Hanya administrasi dan komunikasi awal."

Sebelumnya, Orias pernah menyebutkan bila mendapat izin, nantinya pengelolaan Blok Wabu akan diserahkan kepada PT Aneka Tambang (Antam) Tbk.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Freeport papua MIND ID
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top