Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BI Perkirakan Ekosistem dan Pasar Fintech Syariah Akan Semakin Kondusif

BI mencatat penyedia layanan teknologi telah melakukan penyesuaian kepada ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Penyesuaian dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat atas produk dan jasa terkait, namun yang sesuai dengan prinsip syariah.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 31 Maret 2021  |  16:18 WIB
Ilustrasi teknologi finansial - Flickr
Ilustrasi teknologi finansial - Flickr

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) memperkirakan perkembangan ekosistem dan pasar fintech (teknologi finansial) syariah akan semakin meningkat.

“Ke depan, tingkat kondusifitas perkembangan ekosistem dan pasar fintech syariah diperkirakan mampu meningkat, seiring dengan berbagai upaya peningkatan literasi serta pengembangan regulasi oleh Bank Indonesia dan OJK melalui sandbox,” tulis BI dalam Laporan Ekonomi dan Keuangan Syariah (LEKSI) 2020 yang dirilis hari ini, Rabu (31/3/2021).

BI juga mencatat penyedia layanan teknologi telah melakukan penyesuaian kepada ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Penyesuaian dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat atas produk dan jasa terkait, namun yang sesuai dengan prinsip syariah.

Hal tersebut ditunjukkan dengan mulai tersedianya kanal produk dan jasa syariah di sejumlah platform e-commerce, tersedianya layanan digital pada perbankan syariah, dan pengembangan dompet digital sesuai dengan prinsip syariah.

“Penyediaan layanan pembayaran digital berbasis syariah diharapkan dapat menjadi bagian dari mendukung pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah secara holistik,” tulis BI.

Dalam laporan tersebut, BI memaparkan bahwa Indonesia menduduki posisi keempat dari posisi 10 besar negara dengan tingkat kondusifitas serta perkembangan ekosistem dan pasar fintech tertinggi.

Pengukuran tersebut berasal dari Global Islamic Fintech Report (GIFT) 2021 yang dilakukan kepada 64 negara anggota dan non-anggota Organization Islamic Cooperation (OIC). Komponen pengukuran meliputi SDM, peraturan, infrastruktur, ekosistem dan pasar fintech syariah, serta modal.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia ekonomi syariah fintech
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top