Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi ke Bupati: Anggaran Negara Sedang Guncang, APBD Jangan Diecer-ecer!

Jokowi mendesak para bupati untuk membuat skala prioritas dalam menyusun APBD.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 26 Maret 2021  |  11:38 WIB
Presiden Joko Widodo dalam Ratas Laporan Komite Penanganan Covid/19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Senin 23 November 2020 / Youtube Setpres
Presiden Joko Widodo dalam Ratas Laporan Komite Penanganan Covid/19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Senin 23 November 2020 / Youtube Setpres

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para bupati untuk mengonsolidasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di tengah pandemi Covid-19.

"Penting sekali, dan ini sudah saya sering sampaikan yang namanya konsolidasi anggaran harus betul-betul kita lakukan. Apalagi di tengah anggaran kita yang guncang seperti sekarang karena pandemi Covid-19. Rencana APBD itu betul-betul dilihat. Semua harus dikalkulasi, semua harus dihitung,” kata Jokowi dalam acara Munas V APKASI, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (26/3/2021).

Lebih lanjut, Kepala Negara juga meminta para bupati untuk menentukan skala prioritas dalam menyusun APBD. Pasalnya, dia kerap menemukan bupati yang masih menyebar alokasi anggaran ke banyak pos belanja.

“Semua dinas diberi, ini semua, semua, semua. Nggak ada skala prioritas dan nggak tahu prioritasnya yang mana,” imbuh Jokowi.

Menurutnya, untuk tingkat kabupaten, belanja APBD cukup difokuskan untuk satu atau dua program prioritas hingga benar-benar selesai dan bermanfaat untuk masyarakat.

"Jangan semua uang diberikan dinas. Nanti tahun depan anggaran naik 10 persen, nanti semuanya juga diberi tambahan. Tidak akan jadi barang, percaya saya," ujarnya.

Jokowi mengatakan dengan adanya skala prioritas, maka masyarakat nantinya akan dapat melihat dan menikmati hasil dari program yang dijalankan oleh pemerintah kabupaten.

"Sekali lagi, jangan anggaran itu diecer-ecer, disebar di seluruh pos belanja. Tidak akan jadi, setahun hilang, dua tahun hilang. Tahu-tahu sudah lima tahun tidak kelihatan hasilnya," kata Jokowi.

Selain itu, Presiden juga mengingatkan para bupati untuk tidak kendor dalam penanganan pandemi Covid-19 dan mendorong pemulihan ekonomi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi apbd Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top