Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AirAsia Targetkan Bisnis Taksi Terbang Mulai 2022

Maskapai penerbangan murah Malaysia, Grup Bhd, AirAsia berupaya untuk meluncurkan bisnis taksi terbang tahun depan.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 06 Maret 2021  |  17:33 WIB
Tony Fernandes - Reuters/Vivek Prakash
Tony Fernandes - Reuters/Vivek Prakash

Bisnis.com, JAKARTA - Maskapai penerbangan murah Malaysia, AirAsia Group Bhd berniat meluncurkan bisnis taksi terbang tahun depan.

"Kami sedang mengerjakannya sekarang. Saya pikir kita sekitar satu setengah tahun lagi dari peluncuran," kata Tony Fernandes, CEO AirAsia seperti dikutip Bloomberg, Sabtu (6/3/2021).

Hal itu disampaikan Fernandes  dalam diskusi online dalam rangkaian Youth Economic Forum.

Bisnis maskapai penerbangan sejauh ini mengalami dampak yang parah karena pandemi virus Corona atau Covid-19.

AirAsia telah berkembang di ruang digital, dengan peluncuran "aplikasi super" tahun lalu yang menawarkan layanan mulai dari perjalanan dan belanja hingga logistik dan layanan keuangan.

Fernandes menyebutkan inilah saatnya untuk bangkit kembali membangun bisnis.

"Kami menganggapnya sebagai peluang, kesempatan sekali seumur hidup untuk menyusun kembali bisnis , kami melihat kembali berbagai hal," katanya.

AirAsia mengharapkan dapat memulai layanan e-hailingnya pada April.

Sedangkan taksi terbang yang diharapkan mulai tersedia tahun depan akan hadir dengan kapasitan empat kursi dan didukung quadcopter.

Secara terpisah, abtu, perusahaan mengumumkan bahwa mereka bermitra dengan badan negara yang disebut Pusat Inovasi dan Kreativitas Global Malaysia untuk mengembangkan layanan pengiriman drone perkotaan.

Sementara AirAsia mencari peluang lebih lanjut untuk memperluas layanannya ke wilayah baru, Fernandes optimistis perjalanan udara akan segera pulih dengan peluncuran program vaksinasi.

AirAsia Grup menawarkan penerbangan berbiaya rendah yang menghubungkan 22 negara, sebagian besar di kawasan Asia-Pasifik.

"Saya berharap perjalanan antarnegara akan dimulai dalam dua hingga tiga minggu ke depan," katanya.

Dia mengharapkan perbatasan internasional mulai dibuka pada Juli atau Agustus.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tony fernandes airasia Taksi Udara

Sumber : Bloomberg

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top