Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Aturan DP Nol Persen Bakal Dongkrak Penjualan Rumah Rp200 Jutaan

Di Serang, Banten, pasar rumah harga Rp200 jutaan sangat besar yang sebagian besar ada ASN, karyawan swasta, dan pengusaha kelas menengah.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 23 Februari 2021  |  16:45 WIB
Kawasan perumahan CitraLand Puri Serang yang dikembangkan Ciputra Group. - Istimewa
Kawasan perumahan CitraLand Puri Serang yang dikembangkan Ciputra Group. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Kebijakan Bank Indonesia yang membolehkan kredit pemilikan rumah tanpa down payment alias DP nol persen menjadi angin segar bagi pasar properti khususnya di segmen rumah menengah.

Pasalnya, belum lama ini BI memutuskan untuk melonggarkan rasio loan to value/financing to value (LTV/FTV) kredit/pembiayaan properti menjadi paling tinggi 100 persen. Itu artinya, konsumen bisa KPR tanpa membayar DP atau uang muka.

Aturan ini mendapat respons positif dari pengembang karena kebijakan ini dapat menjadi solusi kepada konsumen segmen menengah, terutama rumah di harga Rp200 jutaan yang sangat terjangkau, yang rata-rata membeli rumah pertamanya.

Pasalnya, menurut Project Manager CitraLand Puri Serang Georgius Pranayogi, salah satu kendala konsumen di segmen ini adalah besarnya DP yang harus dibayar di awal. Sementara itu, dalam kondisi seperti ini mereka harus mempunyai dana darurat, tetapi kalau kemampuan mencicil mereka tidak diragukan.

Apalagi di Serang, Banten, pasar rumah harga Rp200 jutaan sangat besar yang sebagian besar ada aparatur sipil negara (ASN), karyawan swasta, dan pengusaha kelas menengah. Rata-rata usia mereka 25–40 tahun dan belum memiliki rumah pertama.

“Secara umum situasi pasar perumahan terutama rumah harga Rp200 jutaan masih luar biasa. Ini terlihat dari pencapaian CitraLand Puri Serang pada tahun 2020 yang melampaui target penjualan. Penjualan masih didominasi rumah harga Rp200 jutaan sebesar 65 persen,” kata Pranayogi melalui siaran pers, Selasa (23/2/2021).

Oleh karena itu, Prayogi optimistis pada tahun ini pasar hunian dengan harga terjangkau masih bagus. Jika dilihat dari animo masyarakat yang banyak melakukan kunjungan untuk mengecek lokasi dengan perjanjian atau pun yang datang ke kantor marketing gallery dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.

Pranayogi menjelrakan berbeda sebelum pandemi, sekarang ini konsumen lebih selektif dalam membeli rumah. Mereka cenderung melihat bukti apakah pembangunan dari proyek tersebut tetap berjalan atau tidak, serta fasilitas-fasilitas apa saja yang tersedia.

“Kami bersyukur, pembangunan CitraLand Puri Serang berlangsung sesuai target. Serah terima rumah tepat waktu, bahkan sebagian besar bisa percepatan serah terima. Untuk fasilitas umum Urban Park di Cluster Indiana akan selesai dengan lapangan basket 3 x 3 standar internasional dan tempat untuk bersosialisasi antar penghuni,” jelasnya.

Prayogi mengeklaim lokasi CitraLand Puri Serang di Jl. Raya Lingkar Selatan, Ciracas terbilang sangat strategis untuk hunian sebab selain sangat dekat dengan pusat Kota Serang, serta fasilitas kota lainnya, CitraLand Puri Serang juga dapat ditempuh hanya 10 menit dari pintu Tol Serang Timur dan pintu Tol Serang Barat.

Sementara itu, Wisnu Head of Marketing CitraLand Puri Serang mengatakan bahwa selain menjual rumah harga Rp200 jutaan di Distrik Alila yang mendapat respons positif, pihaknya juga sedang memasarkan ruko di area komersial The Fest Lifestyle Avenue dengan tagline Inspired by Europian Atmosphere. Area komersial ini mengusung konsep alfresco facade yang bernuansa Eropa.

Dengan luas bangunan 45 meter persegi dan luas tanah 67 meter persegi (tipe 45/67), kata Wisnu, ruko ini dibanderol dengan harga hanya Rp600 jutaan dengan jumlah unit terbatas. Di area komersial ini memiliki pedestrian street sehingga pengunjung bisa menelusuri koridor terbuka ini dengan nyaman.

“Untuk pembelian ruko di The Fest atau rumah Distrik Alila, kami berikan berbagai macam promo menarik, mulai dari cashback hingga puluhan juta rupiah, free biaya KPR sampai dengan Rp5 juta, AC dan e-Money Rp2 juta,” kata Wisnu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

uang muka rumah ltv
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top