Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Crown Group Jual Area Ritel Rp400 Miliar di Waterloo, Sydney

Crown Group berhasil melepas area ritel du Sydney dengan nilai Rp400 miliar. Crown Group dikomandani orang Indonesia, Iwan Sunito.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 23 Februari 2021  |  14:58 WIB
Kawasan Waterloo di Sydney, Australia. - CrownGroup.com.au
Kawasan Waterloo di Sydney, Australia. - CrownGroup.com.au

Bisnis.com, JAKARTA – Crown Group, yang dikomandani orang Indonesia Iwan Sunito, berhasil menjual area ritel senilai Rp400 miliar di pengembangan hunian bergaya Jepang pertama di Waterloo, Sydney, Australia.

Crown Group Indonesia Deputy Sales Manager Linda Riyanti mengatakan warga Waterloo di Sydney, akan memiliki Metro Woolworths baru tepat di depan pintu mereka setelah raksasa supermarket itu menandatangani kontrak untuk menjadi penyewa utama di Mastery by CrownGroup.

Langkah strategis yang dilakukan oleh manajemen Woolworths ini dapat dilihat sebagai pendorong bagi kawasan Waterloo karena akan menjadi Metro Woolworths pertama di area tersebut dan akan memberikan kemudahan bagi seluruh penghuni Mastery by Crown Group.

Woolworths adalah jaringan supermarket dan toko grosir Australia yang dimiliki oleh Woolworths Group. Didirikan pada tahun 1924, Woolworths bersama dengan Coles membentuk hampir duopoli supermarket Australia, menguasai sekitar 80 persen pasar Australia.

Crown Group telah berhasil menjual hampir seluruh dari 27 lot yang tersedia atau setara dengan Rp400 miliar yang nantinya akan menjadi pusat kulinerdan ritel baru yang paling menarik di Australia. Tiga lot ritel yang tersisa di Gedung C akan dilepas untuk dijual akhir tahun ini.

Kawasan ritel akan menjadi bagian dari rencana jangka panjang CrownGroup untuk mengembangkan portofolio ritel senilai Rp10 triliun pada pengembangan huniannya di seluruh Dunia.

Perusahaan berkeinginan untuk memiliki ruang ritel seluas 29.500 meter persegi di sembilan proyek hunian di Australia pada 2024, senilai Rp2,84 miliar, kemudian berencana untuk memgembangkannya ke luar negeri.

Mastery by Crown Group adalah pengembangan hunian senilai Rp5,2 triliun yang akan menjadi pengembangan multi-residential bertema Jepang pertama di Australia. Kawasan ritel seluas 2,177 meter persegi dengan 27 toko dan gerai makan akan menampilkan pusat kuliner khas Jepang.

Pembangunan hunian tersebut akan menampilkan 368 unit apartemen mewah dilima Menara hunian berbeda yang dirancang oleh tiga firma arsitek terkemukadunia – Kengo Kuma dari Jepang dan Koichi Takada Architects dan Silvester Fuller yang merupakan perusahaan arsitektur dari Australia.

Mastery by CrownGroup juga akan menawarkan fasilitas bergaya resor khas Crown Group termasukkolam renang tanpa batas di puncak menara, gym, spa, dan ruang serba guna.

Linda menuturkan dengan finalisasi kontrak perjanjian sewa jangka panjang dengan Woolworths menunjukan betapa banyak pelaku usah ritel di Australia memiliki keyakinan yang sangat kuat perihal perbaikan ekonomi tahun 2021

“Ini adalah sebuah tingkat kepercayaan yang luar biasa khususnya untukpasar ritel dan properti di Australia. Saya yakin keputusan Woolworths untuk bergabung di Mastery by CrownGroup telah melalui uji kelayakan internal yang ketat," ujarnya melalui keterangan tertulis pada Selasa (23/2/2021).

Pandemi Covid-19 sempat memukul perekonomian Australia, tetapi kebijakan pemerintah yang tepat dalam menangani pandemi ini sangatlah berperan besar. Hal itu terbukti Australia masuk di peringkat kedelapan dari total 98 negara dalam tingkat keberhasilan penanganan pandemi Covid-19 yang dikeluarkan oleh Loewy Institute, sebuah lembaga think-thank independent yang berdiri pada tahun 2003 dan berfokus pada kebijakan politik internasional, strategis, dan ekonomi.

“Hal ini mampu menumbuhkan tingkat kepercayaan masyarakat Australiakhusus nya para investor dalam menyambut perbaikan ekonomi di tahun 2021," katanya.

Terlebih dengan program vaksinasi yang sudah dimulai di Australia,diharapkan proses perbaikan ekonomi akan lebih cepat lagi.

Melihat potensi yang ada serta fasilitas yang tersedia, menurutnya, hal yang natural apabila kawasan waterloo di Sydney telah menjelma menjadi tujuan investor properti Asia khususnya Indonesia.

Jajak pendapat yang dilakukan oleh Reuters tanggal 12-20 Januari dari 34 ekonom juga memperkirakan PDB Australia senilai AUS$ 2 triliun atau setara US$ 1,55 triliun akan meningkat 3,5 persen tahun ini, sedikit lebih rendah dari proyeksipertumbuhan pemerintah sebesar 4,5 persen setelah berkontraksi 3,0 persen tahun lalu.  

Dia menuturkan Lalu terdapat proyeksi pertumbuhan dari Kepala ekonom HSBC Paul Bloxham uang mengatakan pertumbuhan ekonomi Australia yang lebih moderat untuk tahun 2021, antara 0 hingga 4 persen secaranasional, dengan harga hunian diperkirakan akan naik antara 2 persen hingga 6 persen di Sydney, 1 persen hingga 5 persen di Melbourne dan 3 persen hingga 5 persen di Brisbane.

“Ini juga merupakan bukti daya tarik pengembangan Mastery by CrownGroup yang luar biasa, yang belum pernah ada sebelumnya dan menawarkan gayahidup yang menarik mengingat desain, lokasi, dan campuran ritelnya," ucap Linda

Chief Operating Officer Crown Group Pierre Abrahamse mengungkapkan sebagai pengembang hunian mewah yang berorientasi terhadap arsitektur, pihaknya cenderung mencari penyewa ritel yang melayani pasar mewah dan juga memiliki daya tarik gaya hidup yang kuat, dengan perlengkapan berkualitas dan desain interior yang bagus.

“Kombinasi ritel di Mastery by Crown Group akan mencerminkan hal itu, dengan Woolworths sebagai penyewa utama dan perpaduan antara makanan, kenyamanan, dan gaya hidup di lantai dasar yang terdiri dari 27 restoran, kafe, dan toko serta mencerminkan tema Jepang," ucap Abrahamse.

Property Operations Manager Woolworths, Tim Macmillan menuturkan Metro Woolworths berskala kecil dengan luas 675 meter persegi ini akan membantu memenuhi permintaan akan took bahan makanan yang nyaman di Waterloodan daerah sekitarnya.

“Kami sangat senang dapat mendapatkan sewa ritel utama dalampengembangan hunian dan ritel yang menarik ini. Kami berharap dapat menyambut pelanggan di toko Metro baru kami akhirtahun ini," tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti australia crown group
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top