Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Lion Air Beberkan Rencana Usai Terima Airbus 330-900NEO

Lion Air menerima Airbus 330-900NEO baru, merupakan pesawat wide body kelima yang dioperasikan oleh maskapai.
Pesawat Lion Air berjenis Airbus 330-900NEO registrasi PK-LEQ. /Dok. Lion Air
Pesawat Lion Air berjenis Airbus 330-900NEO registrasi PK-LEQ. /Dok. Lion Air

Bisnis.com, JAKARTA - Lion Air, anggota Lion Air Group, menerima kedatangan Airbus 330-900NEO registrasi PK-LEQ, yang merupakan pesawat terbaru generasi modern berbadan lebar (wide body) kelima yang dioperasikan.

Corporate Communications Strategy Lion Air Danang M. Prihantoro mengatakan pesawat PK-LEQ lepas landas dari Bandara Internasional Toulouse Blagnac, Prancis (TLS) pada Sabtu (30/1/2021) pukul 11.00 waktu setempat dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK) pukul 07.15 WIB.

"Dengan demikian [pesawat ini] melengkapi kekuatan empat armada berbadan lebar, terdiri dari Airbus 330-900NEO serta enam Airbus 330-300CEO," kata Danang dalam siaran pers yang dikutip, Selasa (2/2/2021).

Danang menambahkan Airbus 330-900NEO ini akan difungsikan untuk mengakomodir layanan penerbangan yang memerlukan waktu tempuh lebih dari 13 jam perjalanan udara tanpa henti jarak jauh (long haul) serta memperkuat operasional di pasar penerbangan domestik.

Dia bercerita pada 2018 Lion Air telah memesan sepuluh unit Airbus 330-900NEO dan mempunyai opsi memperoleh empat tipe sejenis. Seluruh pesawat yang dipesan Lion Air adalah berkapasitas lebih besar dan direncanakan akan dikirim bertahap ke Lion Air Group pada 2019, 2020 dan 2021.

Kini, kata dia, Lion Air didukung jajaran armada terdiri dari 78 Boeing 737-900ER (215 kelas ekonomi), 43 Boeing 737-800NG (189 kelas ekonomi), 10 unit Boeing 737-MAX 8 (belum diterbangkan kembali), enam berbadan lebar (wide body) Airbus 330-300 (440 kelas ekonomi) dan lima Airbus 330-900NEO (436 kursi kelas ekonomi).

"Lion Air sudah mempersiapkan secara optimal seiring rencana pengoperasian Airbus 330-900NEO, meliputi sumber daya manusia [pilot, awak kabin, teknisi], layanan di darat [ground handling], pusat pelatihan dan hal-hal lain yang terkait," ujarnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rahmi Yati
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper