Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pak Jokowi, Pengusaha Minta Dukungan Subsidi Kredit Modal Kerja

Pengusaha mengharapkan program PEN pemerintah juga bisa mendukung sisi penawaran, di samping sisi permintaan. Kemudian, subsidi bunga diharapkan tidak hanya diberikan kepada pengusaha mikro dan kecil.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 28 Januari 2021  |  16:38 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) menerima penghargaan dari Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani (kanan) pada acara HUT ke-50 Kadin di Jakarta, Senin (24/9/2018). - ANTARA/Muhammad Adimaja
Presiden Joko Widodo (kiri) menerima penghargaan dari Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani (kanan) pada acara HUT ke-50 Kadin di Jakarta, Senin (24/9/2018). - ANTARA/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan Roeslani menyampaikan bahwa pemerintah perlu mendukung dunia usaha, tidak hanya pelaku kecil dan mikro, tetapi juga menengah, untuk mempercepat proses pemulihan ekonomi nasional.

Rosan mengatakan, saat ini yang dibutuhkan dunia usaha untuk bisa kembali menjalankan perusahaan dan berekspansi setelah mengalami tekanan berat selama masa pandemi Covid-19 adalah berupa bantuan susidi bunga kredit modal kerja melalui program pemulihan ekonomi nasional.

“Kita sudah bicarakan dengan pemerintah. Apabila mereka [pengusaha] bisa dapat modal kerja untuk kembali menjalankan perusahaannya dengan bunga yang disubsidi pemerintah ini akan sangat membantu,” katanya dalam Webinar BRI Group Economic Forum 2021, Kamis (28/1/2021).

Dia mengharapkan program PEN pemerintah juga bisa mendukung sisi penawaran, di samping sisi permintaan. Kemudian, subsidi bunga diharapkan tidak hanya diberikan kepada pengusaha mikro dan kecil.

“Ada dua yang diberikan, untuk UMKM dan perusahaan menengah. Karena apa? banyak sekali UMKM sudah menjadi bagian produksi dari perusahaan mengah dan besar. Jadi kalau diberikan hanya kepada umkm, kalau perusahaan menengah dan besar masih tertatih-tatih kembali lagi pemulihan UMKM tidak optimal,” ujarnya.

Dia menambahkan, kontribusi dari UMKM terhadap perekonomian Indonesia memang besar, tapi di sisi lain usaha menengah dan besar juga memiliki kontribusi yang tinggi terhadap perpajakan.

“jadi ini semua harus didorong bersama secara komprehensif sehingga pergerakan perekonomian ke depan dari sisi konsumsi, investasi, dan perdagangan akan bisa berjalan bersama,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi pengusaha kredit modal kerja pemulihan ekonomi
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top