Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini 9 Strategi Kemenaker Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan

Kemenaker menargetkan dapat menghasilkan alumni BLK kompeten, baik dari segi pengetahuan hingga keterampilan.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 27 Januari 2021  |  17:40 WIB
Presiden Joko Widodo meresmikan salah satu Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas pada 2019./Istimewa - Kementerian Ketenagakerjaan
Presiden Joko Widodo meresmikan salah satu Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas pada 2019./Istimewa - Kementerian Ketenagakerjaan

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) memiliki 9 fokus utama untuk menghadapi tantangan ketenagakerjaan ke depan.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan kesembilan fokus tersebut antara lain, reformasi birokrasi, ekosistem digital siap kerja, transformasi Balai Latihan Kerja (BLK), link and match ketenagakerjaan, dan transformasi kewirausahaan.

Lalu ada pengembangan talenta muda, perluasan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI), visi baru hubungan industrial, dan reformasi pengawasan. 

"Dari 9 lompatan tersebut, ada beberapa langkah yang implementasinya ada di BLK, yaitu transformasi BLK dan link and match ketenagakerjaan. Sampai dengan saat ini, BLK juga sudah melaksanakan transformasi BLK yaitu Reorientasi, Revitalisasi, dan Rebranding," kata Ida dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Rabu (27/1/2021).

Dia menambahkan BLK yang semula melaksanakan pelatihan program dasar, saat ini mulai berkembang melalui program unggulan dan didukung dengan instruktur yang kompeten di bidangnya, serta sarana prasarana sesuai perkembangan teknologi mutakhir.

Ida mencontohkan BBPLK Semarang yang semula hanya pelatihan operator garmen atau menjahit dasar, saat ini sudah dilaksanakan program pelatihan desain busana. 

"Alumni pelatihan pun dapat secara mandiri mengikuti kegiatan fashion show, baik kategori lokal di daerah masing-masing, maupun kegiatan nasional seperti Muslim Fashion Festival. Bahkan karya alumni peserta BBPLK Semarang ada yang sudah mengikuti kegiatan fashion show berskala internasional di Paris," ujar Menaker Ida.

Melalui kerja sama pendampingan ini, Kemenaker menargetkan dapat menghasilkan alumni BLK kompeten, baik dari segi pengetahuan, keterampilan, sikap, maupun etos kerja yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan industri. 

Pasalnya, sambung Ida, hal ini akan memudahkan industri dalam merekrut tenaga kerja sesuai dengan kualifikasi persyaratan yang dibutuhkan sehingga terjadi kesesuaian antara supply and demand tenaga kerja.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

blk Kemenaker
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top