Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

CVR Sriwijaya Air SJ-182 Belum Ditemukan, Menhub: Insha Allah

Menhub Budi melakukan peninjauan ke lokasi pencarian CVR Sriwijaya Air SJ-182 yang hingga saat ini belum ditemukan.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 19 Januari 2021  |  15:16 WIB
Sejumlah penyelam TNI AL menarik puing yang diduga turbin dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 ke atas KRI Rigel-933 di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Senin (11/1/2021). - Antara
Sejumlah penyelam TNI AL menarik puing yang diduga turbin dari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 ke atas KRI Rigel-933 di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Senin (11/1/2021). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Pulau Lancang, Kepulauan Seribu untuk menyemangati para Tim Gabungan pencarian dan pertolongan untuk terus berjuang menemukan jasad korban, serpihan pesawat, dan kotak hitam cockpit voice recorder (CVR) Sriwijaya Air SJ-182.

Menhub juga meninjau basecamp dari tim gabungan yang berada di Pulau Lancang, termasuk di dalamnya terdapat dapur umum yang menyediakan berbagai jenis makanan yang diperuntukkan bagi petugas tim gabungan pencarian dan pertolongan baik dari TNI, Polri, Basarnas, Kemenhub, KNKT, dan relawan. Setelah itu, Menhub juga menaiki kapal SAR KN Wisnu dan KRI Rigel yang sedang melakukan pencarian di lokasi Jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ 182.

“Presiden telah menginstruksikan kami untuk secepatnya menemukan jasad para korban, serpihan pesawat dan kotak hitam CVR. Insha Allah kita bisa dapatkan CVR, sehingga dapat segera dianalisis oleh KNKT, dan menjadi dasar kami untuk membuat kebijakan terkait dengan safety,” jelas Menhub dalam siaran pers, Selasa (19/1/2021).

Hingga kini kolaborasi dan dukungan dalam upaya pencarian dilakukan oleh tim Gabungan dengan menerjunkan sejumlah kapal-kapal dari sejumlah instansi seperti dari Basarnas, TNI, Polri, dan Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub, seperti kapal SAR Wisnu Basarnas, kapal TNI KRI Rigel, Kapal KPLP. KNP Trisula, KNP Alugara, KNP 448 , KNP 348 , KNP 355 , KNP 054 , KNP 5134 dan 12 RIB, kapal Navigasi KN.Edam, KN Enggano , Kapal BTKP, KN Mita Utama, dan lain sebagainya.

Menteri yang akrab disapa BKS tersebut juga mengucapkan terima kasih kepada semua tim gabungan, para penyelam dari TNI, Polri, Basarnas, dan relawan yang masih terus semangat melakukan upaya pencarian.

Menhub juga mengapresiasi KNKT yang telah membuat basecamp di pulau Lancang sehingga upaya pencarian menjadi lebih produktif.

“Apa yang dilakukan KNKT dengan membuat basecamp di pulau Lancang baik sekali, karena jaraknya hanya beberapa mil dari lokasi kejadian. Bayangkan kalau harus dari Tanjung Priok, akan memakan waktu yang sangat lama,” sebut Menhub.

Sementara itu Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengucapkan terima kasih dukungan dari Menteri Perhubungan, TNI Polri, Basarnas serta stakeholder yang lain di dalam pencarian salah satu black box yang belum ditemukan yakni CVR. KNKT, sebutnya, akan melanjutkan upaya menemukan CVR supaya dapat memiliki data yang lengkap untuk mengungkap apa yang menjadi penyebab kecelakaan SJ 182.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sriwijaya Air
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top