Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Melejit, Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Bakal Mogok Jualan

Kenaikan harga daging sapi sebenarnya merupakan siklus rutin yang terjadi usai Natal dan Tahun Baru.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 19 Januari 2021  |  15:11 WIB
Penjual sedang menjajakan dagangannya
Penjual sedang menjajakan dagangannya

Bisnis.com, JAKARTA – Pedagang daging sapi di wilayah Jabodetabek berencana menggelar aksi mogok jualan menyusul naiknya harga komoditas ini di pasaran dalam beberapa bulan terakhir.

Rencana mogok ini mencuat usai Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) melakukan pertemuan membahas kondisi harga di pasaran. Aksi mogok rencananya dimulai pada Rabu (20/1/2021) sampai Jumat (22/1/2021).

Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri membenarkan kabar ini usai menerima surat edaran APDI bernomor 08/A/DPD-APDI/I/2021 yang juga disampaikan ke Kementerian Perdagangan.

Kenaikan harga daging sapi sendiri disebut Abdullah merupakan siklus rutin yang terjadi usai Natal dan Tahun Baru. Tetapi dengan daya beli masyarakat yang belum pulih akibat pandemi, dia tak memungkiri jika kenaikan harga ini dirasa lebih sulit oleh para pedagang.

Dia menjelaskan bahwa per hari ini daging sapi murni rata-rata dijual di kisaran Rp122.000 per kilogram (kg). Pada saat normal, daging jenis ini dijual seharga Rp114.000 per kg. Kenaikan juga terjadi pada daging paha belakang yang kini dibanderol Rp128.000 per kg ketika sebelumnya hanya di kisaran Rp120.000 per kg.

"Harga di hulu sudah tinggi sehingga berimbas ke hilir. Fenomena seperti ini pernah terjadi pada 4 atau 5 tahun lalu," kata Abdullah saat dihubungi, Selasa (19/1/2021).

Menyikapi rencana mogok ini, Abdullah mengatakan Ikappi telah berkonsolidasi dengan para pedagang sapi untuk tetap berjualan. Sebagai jalan tengah, volume dagangan diharapkan bisa dikurangi agar pedagang tidak terlalu merugi.

“Kami sudah konsolidasi agar tidak perlu mogok dan konsumsi tetap terjaga. Bagaimanapun ada warung-warung pengguna daging yang sudah langganan,” kata Abdullah.

Dihubungi terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Pusat APDI Asnawi tidak langsung mengonfirmasi soal rencana pemogokan. Dia mengatakan saat ini APDI tengah menghadiri rapat stabilisasi harga daging sapi dengan Kementerian Perdagangan sampai berita ini ditulis.

"Rapat sedang berlangsung. Akan saya berikan update jika sudah selesai," kata Asnawi melalui pesan instan.

Mengutip Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga rata-rata daging sapi secara nasional memang menunjukkan pergerakan dalam sebulan terakhir dari Rp118.750 per kg pada pekan kedua Desember 2020 menjadi Rp119.350 pada pekan ketiga Januari 2021.

Harga di sejumlah provinsi terpantau melampaui Rp130.000 per kg seperti di Aceh yang menyentuh Rp134.150 per kg dan Rp130.200 per kg di Kalimantan Selatan. Sementara di DKI Jakarta, harga rata-rata pada pekan ketiga menyentuh Rp129.150 per kg.

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pasar mogok harga daging
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top