Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kebangkitan Properti Mungkin Tidak Langsung Terjadi Tahun Ini

kalau perekonomian membaik, semua sektor termasuk real estat atau properti akan ikut membaik. Namun, kebangkitan properti mungkin tidak langsung terjadi tahun ini.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 15 Januari 2021  |  22:27 WIB
Wajah properti Jakarta. - Bloomberg
Wajah properti Jakarta. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia memproyeksikan perekonomian Indonesia akan tumbuh 4,8 persen hingga 5 persen pada tahun ini. Namun, kebangkitan properti mungkin tidak langsung terjadi pada 2021.

Senior Associate Director Colliers International Ferry Salanto mengatakan apabila perekonomian membaik, semua sektor termasuk real estat atau properti akan ikut membaik.

"Namun, kita sebaiknya membaca pertumbuhan ini sebagai katalisator sektor properti karena diperlukan upaya yang luar biasa untuk mencapai pertumbuhan di atas 4,8 persen pada akhir tahun," ujarnya melalui keterangan tertulis pada Jumat (15/1/2021).

Menurut dia, kebangkitan properti mungkin tidak akan langsung terjadi tahun ini. Meski demikian, diharapkan tahun ini menjadi persiapan bagi para pengembang, pelaku usaha, dan investor untuk mulai mengakselerasi bisnis properti mereka.

"Perkembangan vaksin juga memberikan sinyal yang positif bagi iklim investasi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi," kata Ferry.

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyebutkan ada beberapa syarat yang harus dipersiapkan agar pemulihan ekonomi bisa dipercepat, salah satunya adalah dibukanya 15 sektor prioritas kedua termasuk sektor real estat.

Ferry Salanto menilai hal ini akan menjadi langkah yang baik, karena sektor yang diprioritaskan untuk dibuka lebih awal.

"Sektor yang sangat dekat dengan kebutuhan dasar masyarakat, seperti makanan dan minuman. Setelah sektor prioritas pertama mengalami perbaikan, sektor-sektor seperti real estat akan mengikuti, sehingga secara bertahap dapat meningkat, benar-benar bangkit dan berkembang," tuturnya.

Dia meyakini apabila perekonomian Indonesia membaik yang diikuti dengan pemenuhan kebutuhan pokok, sektor lain juga akan ikut membaik termasuk sektor properti.

"Oleh karena itu, ketika sektor real estat mulai bergerak kembali meski cukup lambat, jika persiapan dimulai dari sekarang, target pertumbuhan ekonomi pada 2021 perlahan akan pulih, dan sektor properti juga ikut pulih," ucap Ferry.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top