Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pasar Batu Bara Lokal Krisis, PLN Minta Produsen Pasok 1 Juta Ton?

Harga ekspor batu bara Indonesia lebih tinggi daripada harga batu bara domestik mendorong banyak produsen untuk tidak memenuhi komitmen mereka.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 15 Januari 2021  |  06:30 WIB
Proses pengapalan batu bara dari conveyor belt ke kapan tongkang. - abm/investama.com
Proses pengapalan batu bara dari conveyor belt ke kapan tongkang. - abm/investama.com

Bisnis.com, SINGAPURA — PT PLN disebut-sebut menyurati sedikitnya enam produsen batu bara untuk memasok setidaknya 1 juta ton lebih banyak batu bara termal ke pasar batu bara domestik dari Januari hingga Februari sesuai dengan kewajiban memasok pasar domestik atau domestic market obligation.

Sejumlah pedagang di China mengatakan bahwa banyak pembeli di Indonesia telah menerima surat dari penambang untuk menunda pasok ke mereka dari Januari hingga Maret hingga satu minggu, sedangkan beberapa kargo dibatalkan oleh produsen untuk mengalihkannya ke pasar domestik Indonesia.

Gelombang permintaan baru muncul di China yang mencari kargo jangka pendek untuk menutupi kebutuhan mereka. Namun, ketersediaan terbatas karena lebih banyak produksi penambang yang habis terjual di tengah permintaan yang kuat di China dan memburuknya kondisi cuaca untuk peningkatan produksi, kata sumber-sumber.

"Indonesia sangat kekurangan batu bara, jadi meskipun ada kekurangan, sulit untuk mengamankan kargo di tengah ketersediaan yang langka," kata seorang pedagang yang berbasis di China seperti dikutip dari www.spglobal.com, Kamis (14/1/2021).

"Di dalam negeri, kami juga kekurangan batu bara, tetapi saya tidak bisa melewatkan margin keuntungan yang bagus dari memasok ke China," kata seorang penambang yang berbasis di Indonesia.

Mengingat kuatnya permintaan batu bara termal China sehingga bisa memberi margin yang lebih baik bagi produsen dengan mengekspor batu bara sekarang, penjual diberi mandat untuk menyediakan beberapa kargo di dalam negeri, kata penambang lain.

Harga ekspor batu bara Indonesia lebih tinggi daripada harga batu bara domestik, mendorong banyak produsen untuk tidak memenuhi komitmen mereka kepada pembeli dalam negeri, kata penambang lainnya.

PLN tidak dapat segera dihubungi untuk memberikan komentar tentang masalah tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN batu bara
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top