Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Garap KPBU Sumber Daya Air, Indra Karya Gandeng Yayasan Adhi Eka

PT Indra Karya menggandeng Yayasan Air Adhi Eka untuk menggarap KPBU bidang sumber daya air. Salah satu yang akan digarap adalah berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan air untuk kawasan industri.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 04 Desember 2020  |  21:31 WIB
Direktur Utama PT Indra Karya (Persero), Milfan Rantawi (kanan), dan Ketua Yayasan Air Adhi Eka, Adi Sarwoko, bertuikar naskah kerja sama strategis di bidang sumber daya air. - Istimewa
Direktur Utama PT Indra Karya (Persero), Milfan Rantawi (kanan), dan Ketua Yayasan Air Adhi Eka, Adi Sarwoko, bertuikar naskah kerja sama strategis di bidang sumber daya air. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Indra Karya (Persero) menjalin kerja sama strategis terkait dengan pengusahaan dan pengembangan proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dan proyek lainnya di bidang sumber daya air dengan Yayasan Air Adhi Eka yang merupakan wadah para purna tugas dari Kementerian PUPR.

Kesepakatan kerja sama itu ditandatangani di Ruang Pusat Monitoring Bendungan Gedung Direktorat Jendral Sumber Daya Air di Komplek Kementerian PUPR tersebut, turut dihadiri oleh jajaran direksi PT Indra Karya, Sekretaris Direktorat Jendral Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Sekretaris Direktorat Jendral Cipta Karya Kementerian PUPR, Ketua Yayasan Air Adhi Eka, dan Dewan Pembina Yayasan Air Adhi Eka.

Ketua Yayasan Air Adhi Eka, Adi Sarwoko, mengungkapkan bahwa ini merupakan kerja sama strategis yang dilakukan untuk saling mendukung proyek-proyek pemerintah dengan badan usaha khususnya pada sektor pengembangan sumber daya air.

“Bentuk kerja sama ini merupakan langkah kami untuk mengembangkan kegiatan khususnya pada sektor sumber daya air dengan menggandeng PT Indra Karya (Persero) yang merupakan BUMN konsultan konstruksi yang berpengalaman. Harapannya ke depan kami bisa memfasilitasi kerja sama antara pemerintah dengan badan usaha untuk memperkuat program-program pemerintah di sektor SDA dan juga pada sektor-sektor strategis lainnya,” kata Adi Sarwoko.

Direktur Utama PT Indra Karya Milfan Rantawi, melalui keterangan tertulis pada Jumat (4/12/2020), mengungkapkan bahwa BUMN itu, yang memiliki tiga lini bisnis utama engineering, developer, dan industri, ke depan memiliki fokus untuk terus berkontribusi pada program-program strategis pemerintah khususnya pada sektor pengembangan sumber daya air.

Dia menjelaskan Indra Karya telah ikut terlibat pada beberapa program pemerintah salah satunya memperkuat Program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/ SDGs No. 6 terkait dengan pemenuhan air bersih dan sanitasi sehat.

Hal tersebut, lanjutnya, sebagai bukti komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dan mendukung program pemerintah dalam pemenuhan 100 persen akses air bersih dan sanitasi sehat bagi masyarakat.

Milfan menambahkan Indra Karya juga melihat potensi yang cukup besar di berbagai kawasan industri terkait penyediaan dan pengelolaan air bersih di kawasan tersebut.

Oleh karena itu, Indra Karya sebagai konsultan BUMN yang bergerak di bidang jasa konsultan konstruksi perlu menggandeng berbagai pemangku kepentingan untuk menyukseskan program-program tersebut.

Milfan mengutarakan kerja sama dengan Yayasan Air Adhi Eka ini merupakan bentuk upaya Indra Karya untuk mewujudkan ketercapaian program-program strategis pemerintah khususnya pada sektor sumber daya air.

Dia menjelaskan saat ini potensi pengembangan di sektor sumber daya air masih sangat besar untuk dikembangkan termasuk untuk mendukung program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/SDGs No. 6 terkait dengan pemenuhan akses air bersih dan sanitasi sehat yang merupakan turunan dari kegiatan di hulu yakni optimalisasi bendungan dan waduk yang masih cukup besar untuk memenuhi kebutuhan air bersih di berbagai kawasan industri di Indonesia.

Gembong Priyono, Dewan Pembina Yayasan Air Adhi Eka, mengungkapkan bahwa pemilihan Indra Karya sebagai mitra dinilai dari berbagai pengalaman serta kemampuan BUMN itu selama 59 tahun di sektor sumber daya air yang sudah tidak diragukan lagi.

“Indra Karya merupakan BUMN konsultan konstruksi terbaik di Indonesia. Atas dasar itu, kami tidak ragu memilih Indra Karya sebagai mitra kerjasama Yayasan Air Adhi Eka yang memang memiliki keinginan untuk mengembangkan dan memperkuat kegiatan yayasan khususnya sektor sumber daya air (SDA),” papar Gembong, yang menjabat Sekjen Departemen Pekerjaan Umum pada 1999 hingga 2002.

Kegiatan yang dimaksudnya juga termasuk optimalisasi bendungan dan waduk untuk dapat memberikan nilai tambah kemanfaatannya bagi penyediaan air bersih bagi kawasan industri dan pembangkit listrik tenaga air dengan mendorong kerja sama badan usaha terkait.

Indra Karya sendiri meraih sejumlah penghargaan sepanjang tahun ini di antaranya sebagai Konsultan Konstruksi terbaik versi majalah Infobank, Best Creative Branding pada ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020, serta The Best of Emerging State Own Enterprises dari BUMN Track. Oleh karena itu, peran Indra Karya sangat baik khususnya pada proyek-proyek di sektor sumber daya air.

Milfan menambahkan bahwa kerja sama ini merupakan langkah positif Indra Karya untuk terus berkontribusi pada pengerjaan proyek-proyek strategis di sektor sumber daya air.

Dia berharap kerja sama dengan Yayasan Air Adhi Eka dapat membuka peluang perusahaan untuk menjalin kerja sama di sektor lainnya, sehingga keberadaan dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan negeri.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Direktorat Sumber Daya Air Charisal Akdiam Manu dan Sekretaris Direktorat Jendral Cipta Karya T. Iskandar juga menyampaikan dukungannya atas kerja sama strategis ini mengingat masih besarnya kebutuhan masyarakat dalam penyediaan air serta peluang peran serta badan usaha dalam pengembangan dan pembangunan sumber daya air.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumber daya air Indra Karya
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top