Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Perum Jasa Tirta I dan Indra Karya Teken Kerja Sama Bidang SDA

Perum Jasa Tirta I meneken kerja sama penguatan usaha PT Indra Karya (Persero) di bidang penguatan sumber daya air
Direktur Utama Perum Jasa Tirta I Raymond Valiant Ruritan dan Direktur Utama Indra Karya Gok Ari Joso Simamora melakukan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama di bidang optimasi pemanfaatan sumber daya Perusahaan pada Selasa, 10 Mei 2022 - Dok. Kementerian BUMN.
Direktur Utama Perum Jasa Tirta I Raymond Valiant Ruritan dan Direktur Utama Indra Karya Gok Ari Joso Simamora melakukan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama di bidang optimasi pemanfaatan sumber daya Perusahaan pada Selasa, 10 Mei 2022 - Dok. Kementerian BUMN.

Bisnis.com, JAKARTA - Perum Jasa Tirta I meneken kerja sama penguatan usaha PT Indra Karya (Persero) di bidang penguatan sumber daya air dan juga pengelolaan sumber daya manusia.

Dalam nota kesepahaman tersebut telah disepakati tiga kerja sama. Pertama, kerja sama di bidang sumber daya air (SDA) terutama pengembangan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan SDA.

Kedua, kerja sama dalam pengelolaan sumber daya perusahaan, khususnya dalam hal penggunaan teknologi Enterprise Resources Planning (ERP) untuk mengelola SDM dan keuangan Perusahaan. Ketiga, kerjasama dalam hal penguatan proses bisnis jasa konsultansi serta laboratorium lingkungan.

Untuk mempercepat realisasi kerja sama, pada kesempatan tersebut juga dibahas terkait pembentukan pokja yang beranggotakan para praktisi dari kedua belah pihak. Harapannya kerja sama kedua belah pihak dapat segera direalisasikan, baik berupa pengkajian, pengembangan maupun pengusahaan atas pemanfaatan sumber daya dari kedua perseroan.

"Kerja sama ini sebagai upaya untuk penguatan peran BUMN di sektor SDA, yang juga merupakan bagian dari Holding Danareksa," ujar Direktur Utama PJT I Raymond Valiant Ruritan dalam keterangan yang dikutip dari laman resmi Kementerian BUMN, Rabu (11/5/2022).

Menurutnya, MoU kedua belah pihak adalah sebagai salah satu bentuk kolaborasi antar BUMN dengan dibentuknya klaster yang keduanya termasuk dalam klaster Danareksa.

Raymond menjelaskan kerja sama ini juga merupakan langkah PJT I dalam menghadapi era disrupsi, sehingga perlu adanya diversifikasi yang tidak hanya terpaku pada pengelolaan SDA tapi juga pemanfaatan teknologi serta optimasi aset.

Selain itu, Raymond mengatakan dengan adanya kerja sama itu akan meningkatkan nilai tambah perusahaan untuk dapat semakin bersaing di kancah nasional serta global.

"Ini juga selaras dengan blueprint pengembangan jangka panjang perusahaan dalam hal optimasi bisnis baik SDA maupun non-SDA," ungkapnya.

Direktur Utama Indra Karya Gok Ari Joso Simamora berharap agar kerja sama yang dijalin dapat meningkatkan performa satu sama lain.

Dia menuturkan, Indra Karya memiliki keahlian di bidang jasa konsultan engineering, developer dan industri yang tentunya dapat mendukung optimasi yang diharapkan PJT I.

“Potensi yang kami miliki dalam bidang konsultansi, diharapkan dapat mendukung pengembangan PJT I tentunya dan mampu memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak," ujar Ari.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Muhammad Ridwan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper