Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemda Diminta Manfaatkan Sibaru untuk Pembangunan Rumah Rakyat

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Ditjen Perumahan menyediakan Sibaru, yang dapat dimanfaatkan untuk menggenjot pembangunan rumah rakyat.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 03 Desember 2020  |  15:13 WIB
Ilustrasi perumahan bersubsidi  -  Kementerian PUPR
Ilustrasi perumahan bersubsidi - Kementerian PUPR

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meminta pemerintah daerah se-Indonesia untuk mengajukan usulan program perumahan bagi masyarakat di daerah melalui aplikasi Sistem Informasi Bantuan Perumahan (Sibaru).

Dirjen Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan Sibaru diharapkan dapat mengintegrasikan sistem Program Sejuta Rumah sekaligus mempermudah pemerintah pusat dan daerah untuk koordinasi program perumahan, memangkas waktu dan pengajuan proposal, serta mendorong pengawasan program perumahan untuk masyarakat di daerah.

“Sibaru mendorong pembangunan rumah untuk masyarakat khususnya Program Satu Juta Rumah. Sistem tersebut merupakan upaya pemerintah untuk mendorong pembangunan hunian dan menjadi bagian dari era baru pengusulan bantuan perumahan di Indonesia,” ujarnya melalui keterangan tertulis pada Kamis (3/12/2020).

Kementerian PUPR terus berupaya melakukan berbagai inovasi dan mengajak pemda se-Indonesia untuk lebih bersemangat dalam melaksanakan Program Satu Juta Rumah, karena pembangunan rumah yang layak huni merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi.

Sibaru, lanjutnya, merupakan salah satu upaya Kementerian PUPR untuk mengintegrasikan seluruh sistem perumahan.

Beberapa sistem perumahan yang diintegrasikan ke dalam Sibaru yakni Sistem Informasi Rumah Susun (Sirusun), Sistem Informasi Rumah Khusus (Sirusus), Sistem Informasi Rumah Umum dan Komersial (SiRUK), serta E-RTLH.

Jadi, masyarakat bisa mengakses dan memohon bantuan perumahan melalui pemda lewat Sibaru ini.  Pemda tidak perlu lagi mengirim proposal, tapi bisa mengusulkan proposal lewat sistem ini. Setelah usulan bantuan perumahan dari pemda masuk ke Sibaru, Ditjn Perumahan akan melakukan verifikasi berdasarkan tingkat prioritasnya dan kebijakan pemerintah untuk membangun rumah yang layak bagi masyarakat.

Dia menjelaskan dalam Peringatan Hari Bakti PUPR ke-75 tanggal 3 Desember 2020, SIBARU juga mendapatkan prestasi sebagai Pemenang I Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) di tingkat Kementerian PUPR. Ke depan, Kementerian PUPR segera memanfaatkan Sibaru untuk mengawasi kondisi perumahan pembangunan perumahan yang dibangun baik fisik bangunan dan kualitasnya.

Selain itu, memantau pergerakan pembangunan perumahan di daerah khususnya untuk mendorong capaian Program Satu Juta Rumah. “Kami berharap seluruh masyarakat Indonesia ke depan dapat tinggal di rumah yang layak huni.”

Sebagai informasi, Sibaru sangat mendukung fungsi proses bisnis Ditjen Perumahan dan menjadi bagian era baru pengusulan bantuan perumahan.

Sistem Informasi Bantuan Perumahan merupakan aplikasi yang dirancang untuk menyediakan sistem informasi tata kelola bantuan perumahan yang terpadu dan mendukung proses bisnis pengelolaan bantuan perumahan di lingkungan Ditjen Perumahan mulai dari tahap pengusulan bantuan, monitoring pelaksanaan pembangunan dan sebaran lokasinya, hingga akhirnya bantuan perumahan tersebut dihuni dan/atau diserahterimakan ke calon penerima manfaat.

Aplikasi Sibaru ini merupakan perwujudan layanan sistem pemerintahan berbasis elektronik terpadu pada Direktorat Jenderal Perumahan yang dapat diakses secara online dan real time kapanpun dan dimanapun berada, sehingga diharapkan dapat memudahkan, cepat, transparan, efektif, efisien, akuntabel, dapat dipertanggungjawabkan, serta terdokumentasi dengan baik secara digital.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perumahan Kementerian PUPR
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top