Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Minim Banget! Baru 425 Industri TPT Masuk Platform Kemenperin

Hingga saat ini baru 425 industri yang masuk platform Indonesia Smart Textile Industry Hub atau ISTIH. Padahal platform tersebut dirilis guna mengoptimalisasi pengawasan data produksi dan konsumsi industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dalam negeri.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 26 November 2020  |  18:00 WIB
Pedagang menata kain tekstil dagangannya di Cipadu, Kota Tangerang, Banten, Kamis (16/4 - 2020). ANTARA.
Pedagang menata kain tekstil dagangannya di Cipadu, Kota Tangerang, Banten, Kamis (16/4 - 2020). ANTARA.

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Perindustrian mencatat hingga saat ini baru 425 industri yang masuk dalam platform Indonesia Smart Textile Industry Hub atau ISTIH. Padahal platform tersebut dirilis guna mengoptimalisasi pengawasan data produksi dan konsumsi industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dalam negeri.

Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kemenperin Elis Masitoh mengatakan pemerintah saat ini terus mendorong agar lebih banyak pelaku usaha TPT yang masuk dalam ISTIH. Pasalnya saat ini ada sekitar 6.000 pelaku usaha TPT di seluruh Indonesia.

"ISTIH ini bukan hanya platform yang mendata produksi hulu dan hilir tetapi dashboard TPT yang realtime dengan sistem marketplace untuk B2B," katanya dalam webinar Simposium Towards Responsible Supply Chain, Kamis (26/11/2020).

Elis mengemukakan ISTIH akan terus dioptimalisasi guna melancarkan target subtitusi impor industri TPT hingga 35 persen pada 2023 nanti. Tak hanya itu, ISTIH juga memungkinkan pemotongan rantai pasok bahan baku untuk industri kecil yang biasanya harus membeli melalui agen atau pedagang.

Alhasil, persoalan kontinuitas bahan baku industri hilir hingga keterbatasan akses dan informasi produsen hulu akan teratasi melalui ISTIH yang menjembatani keperluan industri. Di dalam ISTIH saat ini juga terdapat 150 industri produsen APD, masker, dan bahan baku masker.

"Pengembangan ISTIH juga akan membantu industri TPT dalam melakukan revolusi atau setting ulang akibat pandemi sehingga kita bisa mendudukkan kembali sebenarnya berapa kebutuhan impor kita yang memang tidak bisa dipenuhi dalam negeri," ujar Elis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tekstil Dagang-el
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top