Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

ESDM Yakin Serapan Biodiesel Sampai Akhir Tahun Capai 8,5 Juta Kl

Pelaksanaan program mandatori campuran 30 persen biodiesel dalam minyak solar (B30) kini juga menghadapi tantangan seiring dengan anjloknya harga minyak bumi.  
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 19 November 2020  |  17:59 WIB
Ilustrasi stasiun pengisian bahan bakar biodiesel. - Istimewa
Ilustrasi stasiun pengisian bahan bakar biodiesel. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memproyeksikan serapan biodiesel hingga akhir tahun ini dapat mencapai 8,5 juta kiloliter.

Direktur Bioenergi Kementerian ESDM Andriah Feby Misna mengatakan bahwa capaian penyerapan biodiesel terbilang cukup menggembirakan di tengah pandemi Covid-19.  

Dia optimistis bahwa realisasi penyerapan biodiesel tahun ini mampu melampaui target yang ditetapkan dalam rencana umum energi nasional (RUEN).  

"Target RUEN pada 2020, biodiesel itu di kisaran 8 juta kl.  Mudah-mudahan pada 2020 kita bisa menyerap di angka  8,5 juta kl," ujar Feby dalam sebuah webinar, Kamis (19/11/2020).

Meski diperkirakan melampaui target RUEN, Feby mengakui angka tersebut masih di bawah target tahun ini yang semula ditetapkan di level 9,6 juta kl.  Hal ini disebabkan adanya kebijakan pembatasan di berbagai daerah akibat pandemi.

"Banyak lockdown, transportasi banyak yang turun operasinya sehingga tahun 2020 ini memang ada penurunan untuk serapan dari biofuel," katanya.

Di sisi lain, Feby mengungkapkan bahwa pelaksanaan program mandatori campuran 30 persen biodiesel (FAME/fatty acid methyl ester) dalam minyak solar (B30) kini juga menghadapi tantangan seiring dengan anjloknya harga minyak bumi.  

Rendahnya harga minyak dunia membuat selisih harga biodiesel dengan solar menjadi semakin besar sehingga menyebabkan kebutuhan insentif untuk menutup selisih tersebut juga semakin meningkat.

"Mudah-mudahan ini bisa kami dapatkan solusinya sehingga program ini bisa berkelanjutan," katanya.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, hingga semester I/2020, penyerapan biodiesel tercatat telah mencapai 4,36 juta kl atau mencapai sekitar 68 persen dibandingkan dengan angka penyerapan sepanjang 2019 yang mencapai 6,39 juta kl.

Peningkatan konsumsi biodiesel naik signifikan sejak 2016. Pada 2018, konsumsinya sebesar 3,75 juta kl atau meningkat hampir 50 persen dibandingkan pada 2017 dengan penyerapan sebesar 2,57 juta kl. Kebijakan mandatori berlanjut hingga 2019 sehingga konsumsi biodiesel berada pada angka 6,39 juta kl.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

biofuel Biodiesel
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top